Spiderman Hebohkan Sekolah di Jombang saat Antar Makanan Bergizi Gratis

Foto: Petugas SPPG Budugsidorejo, Sumobito, Jombang berkostum Spiderman saat membagikan MBG. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

SUMOBITO, KabarJombang.com – Suasana halaman MI Bustanul Ulum, Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mendadak riuh pada Senin (12/1/2026) pagi. Kedatangan mobil pengantar Makanan Bergizi Gratis (MBG) disambut kejutan berbeda, seorang petugas berkostum Spiderman berdiri di atas mobil menyapa siswa.

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengenakan kostum superhero tersebut langsung menjadi pusat perhatian. Anak-anak berteriak gembira, melompat kecil, dan mengantre untuk tos, bersalaman, maupun berfoto. Beberapa siswa bahkan meminta digendong oleh Spiderman.

Baca Juga

Namun, tidak semua siswa menunjukkan reaksi yang sama. Sejumlah siswi tampak takut hingga menangis ketika sosok Spiderman muncul tiba-tiba.

Sosok di balik kostum itu adalah Ibnu Mustofa Salafuddin, petugas SPPG Divisi Driver dari SPPG Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito. Ia mengatakan, penggunaan kostum dilakukan sebagai bentuk kreativitas agar siswa semakin bersemangat menyantap makanan bergizi.

“Ini bentuk kreativitas SPPG supaya anak-anak senang makan bergizi dengan hati gembira, biar otaknya cemerlang,” ujar Ibnu.

Menurutnya, pemilihan karakter Spiderman dilakukan spontan. “Yang penting jangan manusia silver saja,” katanya sambil berseloroh.

Kostum tersebut merupakan milik mitra SPPG dari Yayasan Madura Modern Indonesia yang menaungi SPPG, milik Abah Haji Rudi dan Ibu Ervia. Aksi cosplay ini baru pertama kali dilakukan. Pada hari yang sama, tim SPPG mendistribusikan MBG ke sekitar tujuh titik sekolah dari total 14 titik distribusi.

Meski melelahkan, Ibnu mengaku pengalaman tersebut berkesan. “Yang paling bikin adrenalin naik itu waktu anak-anak narik-narik, terus saya naik di atas mobil. Badan saya kan besar,” tuturnya sambil tertawa.

Kepala MI Bustanul Ulum, Munziyati, menyambut positif kehadiran Spiderman di sekolahnya. Ia menilai momen tersebut meningkatkan antusiasme siswa.

“Anak-anak sangat gembira. Ini momen baru bagi mereka, ekspresinya terlihat sekali,” ujarnya.

Munziyati mengaku tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya terkait kehadiran cosplay tersebut. “Dadakan. Saya cuma bilang ke anak-anak, ‘Ayo keluar, ada superhero’. Mereka senangnya bukan main,” katanya.

Meski ada beberapa siswa yang merasa takut, ia menilai hal itu wajar. “Namanya anak-anak, ada yang senang, ada yang menangis. Yang laki-laki hampir semuanya senang, sedangkan perempuan ada beberapa yang takut,” jelasnya.

Ia berharap ke depan variasi kostum bisa lebih beragam. “Kalau bisa ganti-ganti, tidak hanya Spiderman saja,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Spiderman tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga berdampak pada peningkatan nafsu makan siswa. “Sangat berpengaruh. Anak-anak jadi semangat makan. Yang tadinya tidak suka, jadi mau makan. Saya pantau langsung,” katanya.

Di MI Bustanul Ulum, program MBG menyasar 147 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 setiap hari.

Salah satu penerima MBG, Arul Nur Rohman (8), mengaku senang dengan kehadiran Spiderman. “Seru, tadi tos sama Spiderman,” ujarnya polos. Saat ditanya apakah ingin ada kejutan serupa lagi, Arul mengaku ingin.

Berita Terkait