Rp 9,7 Miliar untuk Persolek Seperempat Bagian Alun-alun Jombang

Desain proyek rehabilitasi alun-alun Jombang. KabarJombang.com/Daniel Eko/
Desain proyek rehabilitasi alun-alun Jombang. KabarJombang.com/Daniel Eko/
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Proyek rehabilitasi alun-alun Jombang sudah di depan mata. Rupanya digerojok anggaran sebesar Rp 9,7 miliar hanya digunakan rehabilitasi seperempat bagian dari luasnya lapangan alun-alun.

“Total anggaran yang dibutuhkan hampir Rp 20 miliar, namun ketersediaan anggaran saat ini hanya Rp 9,7 miliar dengan penawaran Rp 8 Miliar yang dikerjakan hanya seperempat area alun-alun Jombang,” tutur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ahmad Rofiq Ashari, kepada KabarJombang.com.

Baca Juga

Menurutnya fokus rehabilitasi alun-alun saat ini pada playground dan parkiran yang ada disisi selatan. Sementara sisi lainnya dikerjakan menunggu ketersediaan anggaran di tahun depan.

“Tapi dipastikan tahun depan anggaran alun-alun Jombang tidak tercantum dalam APBD tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Jombang masih mencoba meminta bantuan keuangan ke provinsi,” ungkapnya.

Demikian itu jika Bantuan Keuangan Provisi tidak terACC dipastikan tahun depan proyek alun-alun tidak berkelanjutan dan terkesan mangkrak. Dan tidak bisa dijadikan sebagai pembangun yang terarah dan terukur terlebih tidak masuk dalam APBD tahun 2022.

Pohon yang ada di alun-alun Jombang ditebangi, karena akan dilakukan groundbreaking revitalisasi yang menelan anggaran Rp 9,7 miliar. KabarJombang.com/Daniel Eko/
Pohon yang ada di alun-alun Jombang ditebangi, karena akan dilakukan groundbreaking revitalisasi yang menelan anggaran Rp 9,7 miliar. KabarJombang.com/Daniel Eko/

Sebanyak 92 Pohon Rindang di Alun-alun Jombang Ditebang

Banyak netizen dan masyarakat Jombang mempertanyakan ditebangnya pohon pohon rindang di sisi selatan alun-alun Jombang. Hal itu dinilai membuat semakin gersang.

Dikatakan Rofiq sebanyak 92 pohon itu ditebang dan akan digunakan sebagai lahan parkir yang luas terlebih untuk bus Pariwisata. Ditambahkannya lagi selama ini pohon-pohon yang ada di depan stasiun Jombang ini menutupi wajah alun-alun Jombang.

“Sebelum pandemi, bus dari Jogja turun di alun-alun disebelah sini (sisi selatan). Sehingga untuk memfasilitasi pengunjung alun-alun yang mayoritas ke makam Gus Dur disediakan parkiran luas. Semoga masa pandemi selesai biar menjadi jujugan pengunjung,” katanya.

Pohon sebanyak 92 yang dipotong berjenis pohon glondong. Kemudian eks lahan pepohanan itu akan dipasang box culvert untuk disamakan tinggikan dengan jalan satu arah.

“Nanti yang ditanam sebagai gantinya pohon jenis tabebuya seperti yang ada saat ini biar Instagramable,” tandasnya.

Tapi perlu diketahui lagi, realisasi pohon tabebuya sebagai ganti pohon yang dipotong saat ini masih kelabu. Sebab belum ada anggaran pasti untuk dilanjutkan proyek alun-alun tahun depan.

 

Iklan Bank Jombang 2024

TIMELINE BERITA

Berita Terkait