NGORO, KabarJombang.com – Warga Dusun Wonorejo, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di aliran sungai setempat, Minggu (30/8/2026).
Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tersangkut di antara sampah yang terbawa aliran sungai. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan evakuasi dan pemeriksaan.
Kapolsek Ngoro, Iptu Susila mengatakan, keberadaan jasad bayi pertama kali diketahui warga sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
“Diketahui sekitar pukul 09.30, warga yang tahu melaporkan ke kami,” ujar Susila.
Menurutnya, ketika ditemukan, kondisi jasad bayi sudah mengalami pembengkakan. Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi jasad tersebut dari aliran sungai.
“Waktu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, membengkak,” katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad bayi dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan identifikasi awal, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan.
Polisi memperkirakan bayi itu baru dilahirkan sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan. Dugaan tersebut salah satunya berdasarkan kondisi tali pusar yang masih menempel.
“Diperkirakan dua harian, dua sampai tiga hari. Tali pusarnya masih,” jelas Susila.
Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, polisi menduga bayi belum lama dilahirkan sebelum akhirnya meninggal dan ditemukan di sungai.
Kendati demikian, kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian maupun bagaimana jasad bayi tersebut bisa berada di aliran sungai.
Iptu Susila menegaskan, kasus penemuan jasad bayi tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi kini berupaya mencari informasi mengenai asal-usul bayi sekaligus mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab.
“Masih dalam lidik. Mohon doa restunya, kita bisa upaya mengungkap siapa pemilik bayi maupun siapa yang berbuat ini,” tegasnya.
Petugas masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak serta menelusuri informasi di sekitar lokasi penemuan.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui dari mana jasad bayi tersebut berasal dan bagaimana hingga akhirnya tersangkut di aliran sungai Dusun Wonorejo.
Polisi juga masih membuka sejumlah kemungkinan terkait peristiwa tersebut. Hasil pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat membantu mengungkap identitas bayi serta kronologi lengkap di balik penemuan jasad tersebut.









