Mengaku Diperbantukan, Pria Misterius Berjaket Banser Diduga Sikat HP Panitia Posko NU di Jombang

Diduga pelaku yang mengenakan jaket Banser mengambil HP milik seorang anggota Panitia Posko Khidmah MWC NU Peterongan di Masjid Sabilal Mustaqin, Kecamatan Peterongan.  (Istimewa/KabarJombang.com)
  • Whatsapp

PETERONGAN, KabarJombang.com – Seorang anggota Panitia Posko Khidmah MWC NU Peterongan di Masjid Sabilal Mustaqin, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, kehilangan telepon seluler (HP) yang sebelumnya dititipkan kepada seorang pria untuk didokumentasikan saat menyambut KH Ma’ruf Amin, Jumat (28/8/2026). Pria tersebut diduga menyamar sebagai personel Khidmah Sabilal Mustaqin dan kini tengah diselidiki polisi.

Korban, Alif Nurulloh, mengatakan HP Oppo A5i Pro miliknya dititipkan kepada pria tersebut sebelum pelaksanaan salat Jumat. Saat itu, Alif tengah mendampingi KH Ma’ruf Amin yang akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Sabilal Mustaqin.

Baca Juga

“Awalnya ketika saya menyambut KH Ma’ruf Amin di Masjid Sabilal Mustaqin untuk melaksanakan salat Jumat, kemudian HP saya titipkan untuk meminta tolong kepada pelaku tersebut agar mendokumentasikan karena saya menganggap dia sebagai personel Khidmah Sabilal Mustaqin ditambah dengan mengenakan jaket Banser,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2026).

Setelah salat Jumat selesai, Alif bermaksud mengambil kembali HP miliknya. Namun, pria yang menerima titipan tersebut sudah tidak berada di lokasi.

“Jadi tadi saya mendampingi KH Ma’ruf Amin beserta takmir masjid hingga selesai melaksanakan salat Jumat. Saya berniat untuk mengambil HP saya selesai salat Jumat karena saya anggap pelaku itu panitia. Selepas selesai melaksanakan pendampingan, saya mencari pelaku itu ternyata pelaku sudah tidak ada di lokasi, hanya meninggalkan peci warna hitam berlogo kuning,” ucapnya.

Ia menyebut pria tersebut telah berada di sekitar lokasi sejak Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Pria itu disebut ikut menjaga posko dan membantu menata parkiran sebelum kedatangan KH Ma’ruf Amin.

Bahkan, menurut Alif, pria tersebut sempat meminta uang rokok kepadanya sebesar Rp50 ribu.

“Pelaku tadi berada di lokasi sejak Kamis (27/8/2026) malam pukul 23.00 WIB, ikut menjaga posko dan ikut melakukan penataan parkiran sebelum kehadiran KH Ma’ruf Amin, pelaku tadi sempat meminta uang rokok ke saya dengan nominal Rp50 ribu,” imbuhnya.

Selama berada di lokasi, pria tersebut juga sempat berinteraksi dengan sejumlah petugas kepanitiaan. Kepada mereka, pria tersebut mengaku berasal dari Kecamatan Tembelang dan diperbantukan ke sejumlah masjid dari PCNU.

“Beberapa petugas tim kepanitiaan posko shift 1 kemudian shift 3 tadi malam dan salah satu tim monitoring MWC NU Peterongan sempat mengobrol sejenak dengan pelaku. Pelaku mengaku dari Tembelang dan menuliskan namanya dengan nama Muhammad Farid,” ucap Alif.

Akibat kejadian tersebut, Alif mengalami kerugian sekitar Rp1,2 juta. Ia kemudian melaporkan kehilangan HP tersebut ke Polsek Peterongan.

Alif berharap polisi segera mengungkap keberadaan pria tersebut sehingga keamanan dan kenyamanan para panitia yang terlibat dalam agenda Muktamar ke-35 NU di Jombang tetap terjaga.

“Saya berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua panitia-panitia yang ikut melaksanakan agenda Muktamar ke-35 NU di Jombang,” ujarnya.

Kapolsek Peterongan AKP Hidayaturrahman membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan pencurian tersebut.

“Ya benar, tadi sore korban sudah melaporkan ke Polsek Peterongan,” pungkas Hidayaturrahman.

Berita Terkait