MOJOWARNO, KabarJombang.com – Sebuah pabrik pengolahan pakan ternak berbahan jagung milik CV Jaya Terang Bersama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hangus dilalap si jago merah pada Jumat malam. Petugas gabungan berjibaku memadamkan api hingga Sabtu (25/7/2026), dini hari.
Kebakaran hebat yang disertai kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi terjadi di pabrik yang terletak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Besarnya kobaran api membuat bangunan pabrik berukuran 30×70 meter persegi beserta seluruh isinya ludes tak tersisa.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Jombang yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat dengan menerjunkan 3 unit kendaraan pemadam serta 3 unit mobil suplai air dari BPBD Kabupaten Jombang.
Proses penyemprotan dilakukan secara intensif, namun banyaknya material mudah terbakar seperti puluhan ton pakan ternak, karung, serta janggel atau tongkol jagung membuat proses pemadaman memakan waktu lama hingga Sabtu dini hari.
Salah seorang karyawan pabrik, Supriyono, mengaku kaget saat mengetahui api tiba-tiba sudah membesar di bagian belakang pabrik dekat area mesin.
”Saya tidak tahu, tahu-tahu apinya sudah besar, api dari belakang sebelah barat dekatnya mesin-mesin. Yang terbakar ada mesin, panel-panel listrik. Selain itu ada banyak bahan yang mudah terbakar seperti sak atau karung dan janggel jagung (tongkol jagung),” ujar Supriyono.
Supriyono juga menambahkan bahwa saat kejadian, para pekerja shift malam belum berdatangan ke lokasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
”Beruntung tidak ada korban jiwa, sebab saat kejadian belum ada pekerja yang datang. Kejadian jam setengah delapan (malam), shift yang kerja jam delapan (20.00 WIB) belum ada yang datang,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Operasional BPBD Jombang, Stevie Maria, menyatakan bahwa hingga Sabtu dini hari pihaknya masih fokus melokalisir dan memadamkan sisa api. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Meskipun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat terbakarnya mesin, panel listrik, dan puluhan ton bahan baku, pihak berwenang memastikan insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
”Alhamdulillah tidak ada korban. Kerusakan atau kerugiannya berapa belum bisa ditentukan secara pasti, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” tandas Stevie









