Disambar Petir Saat Panen, Buruh Tani di Jombang Tewas Seketika

Foto: Proses evakuasi korban tersambar petir di Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

KESAMBEN, KabarJombang.com – Insiden sambaran petir menimpa dua buruh tani saat panen di area persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Sabtu (28/3/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara satu lainnya selamat setelah mendapatkan perawatan medis.

Sekretaris Desa Kedungbetik, Darto Wahab, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Kedua korban diketahui merupakan pekerja borongan yang bertugas mengangkut hasil panen padi milik warga setempat.

Baca Juga

“Korban ini pekerja pengangkut padi, ikut borongan orang,” ujar Darto.

Ia menjelaskan, aktivitas panen sempat dihentikan saat hujan deras mengguyur area persawahan. Namun, setelah hujan reda, para pekerja kembali melanjutkan pekerjaan mereka untuk mengangkut sisa padi di sawah.

“Setelah hujan berhenti, mereka lanjut lagi mengangkat padi yang masih tersisa,” jelasnya.

Tak lama kemudian, petir tiba-tiba menyambar lokasi tersebut dan mengenai dua pekerja yang sedang beraktivitas. Akibatnya, satu korban berinisial J (36), warga Dusun Sini, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, meninggal dunia di tempat.

Sementara itu, korban lainnya berinisial S, warga Dusun Tambakrejo, Desa Jombatan, sempat kehilangan kesadaran usai tersambar petir. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit dan kini dilaporkan telah sadar serta kondisinya mulai membaik.

“Yang satu meninggal di tempat, yang satu sempat tidak sadar dan sudah dibawa ke RSUD,” tutur Darto.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban yang meninggal dunia mengalami luka bakar di bagian pelipis wajah akibat sambaran petir. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi kedua korban dari area persawahan.

Jenazah korban kemudian dipulangkan ke pihak keluarga setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian dan tenaga kesehatan di lokasi kejadian.

Berita Terkait