JOMBANG, KabarJombang.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0814/Jombang menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Jombang dengan memperketat pengamanan di tiga titik vital. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Komandan Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, menyatakan bahwa pengerahan personel TNI dilakukan atas permintaan pemerintah daerah untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan terkini.
“Sesuai amanat undang-undang, salah satu tugas TNI adalah membantu pemerintah daerah. Saat ini, pengamanan difokuskan pada tiga lokasi penting, yakni Pendopo Kabupaten, kantor Pemkab, dan kantor DPRD Jombang,” ujar Dandim pada Selasa (2/9/2025).
Menurutnya, kondisi Jombang secara umum masih aman dan terkendali. Namun, sebagai langkah antisipasi, sebanyak 10 personel TNI ditempatkan di masing-masing dari tiga lokasi vital tersebut. “Durasi penugasan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi. Jika kondisi benar-benar kondusif dan stabil, personel akan kami tarik kembali,” imbuhnya.
Dandim juga mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap fokus bekerja secara profesional dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati untuk menjaga suasana kerja yang harmonis.
Langkah pengamanan ini didukung penuh oleh Bupati Jombang, Warsubi, yang menegaskan bahwa ketenteraman masyarakat adalah prioritas utama. Setelah menerima audiensi dari Paguyuban Tionghoa Indonesia pada Senin (1/9/2025), Bupati menyatakan bahwa seluruh elemen masyarakat Jombang berkomitmen menjaga suasana damai.
“Alhamdulillah, semua tokoh agama maupun tokoh masyarakat sepakat, Jombang harus tetap kondusif. Begitu juga Indonesia secara keseluruhan,” ujar Warsubi.
Pemkab bersama Forkopimda, didukung oleh TNI, Banser, dan aparat lainnya, telah menggelar patroli skala besar untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
“Saya yakin warga Jombang mampu menjaga kondusivitas di tengah dinamika yang ada,” pungkas Letkol Kav Dicky Prasojo.









