Banjir Musiman, Dua Desa di Kecamatan Mojoagung Terendam Air

Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. (Foto: Anggraini) 
  • Whatsapp

MOJOAGUNG, KabarJombang.com- Akibat diguyur hujan lebat semalam. Dua desa di wilayah  Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, terendam banjir. Diantaranya adalah Desa Kademangan dan Kebondalem.

Seorang warga Desa Kademangan, Diah (28) mengatakan, banjir mulai sekitar pukul 12.30 WIB. Dikatakan, banjir akibat hujan deras membuat parit di lingkungan desa meluap. Akibatnya, ruas jalan tertutup air hingga pagi ini.

Baca Juga

Ketinggian banjir diketahui sekitar mata kaki dan tidak sampai masuk rumah. Banjir yang melanda Desa Kademangan tersebut sudah menjadi langganan setiap masim hujan.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

“Saat hujan deras paritnya itu banjir, terus jalannya banjir sampai subuh tadi. Kan hujan deras tadi malam dari Isya’ sampai pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB,” ujar Diah kepada KabarJombang.com saat ditemui di lokasi, Rabu (2/12/2020).

Dikatakan, antisipasi yang dilakukan warga Desa Kademangan tidak ada. Hal ini karena sudah biasa menjadi langganan banjir ditiap tahunnya.

Diah juga menyampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada ketika musim hujan.  Khususnya dalam memperhatikan anak-anaknya, karena saat banjir mayoritas anak-anak bermain air.

Terpisah, Supeno (60) warga Desa Kebondalem, juga mengungkapkan bahwa banjir yang melanda desanya tersebut disebabkan karena hujan yang lebat hingga mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter.

Banjir tersebut diketahuinya sekitar pukul 00.00 WIB dan mulai ada tanda-tanda surut sekitar pukul 03.00 WIB. Dan sudah menjadi langganan tiap tahunnya saat musim hujan tiba.

“Banjir disebabkan karena hujan dari pegunungan diantara Wonosalam dan Kandangan terus air larinya kesini. Setiap tahun ya bisa 7, 9 kali banjirnya itu. Parah kalau di Kebondalem ini,” kata Supeno.

Ia juga memohon dan berharap agar tanggul yang ada di sungai sekitar  wilayah Kademangan segera diperbaiki dan dibangun.

“Untuk itu saya mohon agar tangkis yang ada di sungai itu secepatnya dibangun, warga mintanya gitu. Kalau udah dibangun tinggi, saya kira ndak ada banjir,” harapnya.

Antisipasi warga setempat dalam mengamankan barang-barangnya agat tidak diterjang banjir. Warga membuat rak-rak an dalam rumah yang diletakkan diatas. Sehingga, saat banjir mulai terlihat, barang-barangnya bisa diamankan.

 

 

 

 

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait