JOMBANG, KabarJombang.com – Peringatan Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor diisi dengan kegiatan unik berupa napak tilas sejarah para pendiri Nahdlatul Ulama. Ratusan peserta mengikuti perjalanan bersepeda sejauh kurang lebih 130 kilometer dari Bangkalan, Madura menuju Jombang, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan bertema “Satukan Energi Pemuda Indonesia” ini dimulai dari makam Syaikhona Kholil di Bangkalan dan berakhir di kawasan Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, yang juga menjadi lokasi makam KH Wahab Hasbullah.
Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu melakukan ziarah sebagai bentuk refleksi spiritual. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mengenang jasa para ulama yang berperan penting dalam lahirnya NU.
Penanggung jawab kegiatan dari PP GP Ansor, Afendi, menjelaskan bahwa napak tilas ini tidak sekadar olahraga, melainkan sarana untuk menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda.
“Kami memulai dengan ziarah agar peserta mendapat kekuatan spiritual sekaligus bisa meneladani perjuangan para muassis NU,” ujarnya.
Sekitar 250 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kader Ansor, para kiai, komunitas pesepeda, hingga perwakilan organisasi lintas agama seperti GAMKI.
Perjalanan berlangsung menantang. Selain jarak tempuh yang panjang, peserta juga harus menghadapi hujan di beberapa titik. Dari seluruh peserta, hanya sekitar 40 orang yang mampu menyelesaikan rute hingga mendekati garis akhir.
Sepanjang perjalanan, rombongan melintasi sejumlah wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Gresik, dan Mojokerto. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan enam pos utama serta enam pos tambahan.
Di Jombang, penyambutan dilakukan oleh pengurus cabang setempat. Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkarudin Assilahi atau Gus Fiqi, menyatakan bahwa koordinasi telah dilakukan jauh hari, termasuk menyiapkan titik-titik istirahat bagi peserta.
Ia mengatakan, sekitar 100 anggota Ansor dikerahkan untuk menyambut sekaligus mengawal rombongan hingga garis finish.
“Kami menyambut rombongan dengan penuh kehangatan. Ini juga menjadi kebanggaan bagi kami sebagai bagian dari Ansor dan NU,” kata Gus Fiqi.
Rombongan berangkat sejak pukul 06.00 WIB dan tiba di Jombang sekitar pukul 19.55 WIB, dengan total waktu perjalanan hampir 14 jam.
Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar olahraga.
“Sepeda hanya sarana. Yang utama adalah ziarah dan napak tilas perjuangan para muassis NU. Kita ingin mengambil pelajaran dari perjuangan mereka yang jauh lebih berat,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk terus menjaga dan mengembangkan organisasi.
Napak tilas bersepeda ini merupakan agenda tahunan PP GP Ansor yang kini memasuki tahun keempat. Jarak tempuhnya terus meningkat setiap tahun, mulai dari 92 kilometer, 98 kilometer, hingga mencapai 130 kilometer pada tahun ini, sejalan dengan semangat tema besar “Bersatu, Berperan untuk Negeri”.









