Sampah Kembali Menggunung di Peterongan Jombang, Warga Keluhkan Bau dan Pemandangan Kumuh

Foto: Sampah yang masih menumpuk disebelah jembatan Brombong Etan, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Jombang. Tim DLH segera lakukan pembersihan. (Wahyu/Kabar Jombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Masalah sampah liar kembali menjadi potret buram kebersihan di Kabupaten Jombang. Kali ini, tumpukan sampah yang menggunung di dekat jembatan Brombong Etan, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, menimbulkan keluhan serius dari warga dan pengguna jalan.

Lokasi yang merupakan fasilitas umum tersebut dipenuhi sampah rumah tangga yang berserakan. Meskipun terlihat ada bekas upaya pembakaran, tumpukan sampah baru terus bermunculan, menandakan solusi tersebut tidak efektif.

Baca Juga

Irawan (32), seorang pengguna jalan, menyayangkan kondisi tersebut. Ia mengeluhkan bau menyengat dan pemandangan kumuh yang sangat mengganggu.

“Sangat disayangkan jika sampah ini tidak segera dibersihkan. Bau tumpukan sampah sangat mengganggu kami sebagai pengguna jalan,” keluh Irawan.

“Apakah kita rela Jombang dikenal sebagai kota kumuh karena sampah yang menumpuk di fasilitas umum seperti ini?” tanyanya dengan nada kecewa.

Ia berharap ada kerja sama yang solid antara warga dan perangkat desa untuk membersihkan lokasi tersebut dan melakukan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. “Harus ada kerja sama untuk menjaga wilayah. Khususnya di sini, agar segera dibersihkan dan diberi papan imbauan,” harapnya.

Menanggapi keluhan ini, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Amin Kurniawan, menyatakan akan segera mengambil tindakan.

“Untuk jangka pendek, pastinya akan segera kami bersihkan,” tegas Amin.

Lebih lanjut, Amin menjelaskan bahwa solusi jangka panjang sedang disiapkan. Saat ini, pembangunan fisik Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Tanjunggunung sedang berjalan. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk masalah sampah di wilayah tersebut.

“Pembangunan fisik TPS3R sedang berjalan, semoga bulan November sudah bisa beroperasi. Nantinya, TPS ini akan melayani pengelolaan sampah dari 3 hingga 4 desa sekitar di Kecamatan Peterongan, di mana sampah akan dikumpulkan dan dikelola secara terpusat oleh Desa Tanjunggunung,” pungkasnya.

Berita Terkait