Miris! 2 Tumpukan Sampah Liar di Jalan Raya Desa Bulurejo Diwek Jombang, Pengguna Jalan Resah

Foto : Tumpukan sampah liar yang ada di ruas Jalan Raya Mojowarno, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang. (Wahyu/KabarJombang).
  • Whatsapp

DIWEK, KabarJombang.com – Tumpukan sampah masih menjadi permasalahan yang sulit diselesaikan di Kabupaten Jombang. Terbukti banyaknya tumpukan sampah liar yang berhasil ditemukan oleh tim KabarJombang.

Salah satu tumpukan sampah liar berada di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang. Jalan Raya tersebut merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Diwek dengan Kecamatan Mojowarno. Bahkan dilokasi tersebut terdapat dua tumpukan sampah.

Baca Juga

Andika Tri Setya (29) warga Mojowarno salah satu pengguna jalan turut kecewa dengan banyaknya tumpukan sampah yang semestinya tidak dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat sekitar.

Ia menduga tempat tersebut sudah dijadikan oleh warga sekitar sebagai pembuangan sampah sembarangan sejak lama, sehingga sampah-sampah terlihat menumpuk. Sekalipun di lokasi ruas Jalan Raya Mojowarno, Desa Bulurejo, Diwek tidak ada papan keterangan bahwasanya tempat tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Saya sebenarnya kecewa dengan banyaknya sampah yang menumpuk disini. Kelihatannya tempat ini memang disengaja dijadikan oleh warga sekitar sebagai tempat pembuangan sampah mereka, meskipun tidak ada keterangan tempat pembuangan sampah. Secara tidak langsung berarti mereka melakukan pembuangan sampah sembarangan,” tegasnya ketika diwawancarai, Selasa (8/7).

Andika Tri Setya mempertegas kekecewaannya dengan menjelaskan dampak tumpukan sampah bagi pengguna jalan raya, dan dia berharap agar segera diberikan solusi mengenai tumpukan sampah-sampah yang ada di Kabupaten Jombang.

“Dampaknya memicu bau busuk, bahkan ketika dibakar pun juga semakin memicu bau asap dari pembakaran sampah tersebut. Sehingga, akan menggangu pengguna jalan raya. Saya berharap agar permasalahan sampah-sampah yang ada di pinggir jalan seperti ini segera dibersihkan. Segera diberikan penindakan terkait persoalan sampah. Warga juga harus turut memperhatikan kondisi lingkungan desa mereka. Terlebih mereka bertanggung jawab atas sampah mereka sendiri. Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Jombang harus benar-benar menyelesaikan permasalahan-permasalahan ini berikan anggaran lebih untuk optimalisasi persoalan sampah. Berikan tempat pembuangan sementara di setiap desa dan berikan tempat sampah di rumah warga,” ujarnya.

Sementara itu, Riyadi warga desa sekitar turut menyampaikan tanggapannya mengenai tumpukan sampah liar yang terdapat di ruas Jalan Raya Mojowarno, Desa Bulurejo, Diwek. Ia merasa miris melihat tumpukan sampah yang tidak semestinya ada di pinggir jalan raya.

“Saya sebagai warga juga sebenarnya miris melihat ini. Terkesan warga desa atau desanya terlihat kotor akibat sampah yang menumpuk. Selian itu, juga menimbulkan pencemaran mulai dari pencemaran lingkungan dan bisa mengganggu pemandangan,” ucapnya

Ia berharap agar warga lainnya tidak membuang sampah sembarangan lagi. Ia meminta kepada warga sekitar untuk membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan. Apabila tidak ada, Riyadi meminta agar segera diberikan tempat sampah di masing-masing rumah warga.

“Saya berharap agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di pinggir jalan hingga menumpuk seperti itu. Seharusnya sampah harus dibuang pada tempatnya. Saya juga memohon supaya segera diberikan tempat sampah di masing-masing rumah warga. Kalau bisa dan tidak melanggar aturan, sampahnya dibakar saja, sehingga tidak menumpuk seperti itu,” pungkasnya.

Berita Terkait