Teriakan Minta Tolong Gegerkan Pasar Tapen Kudu Jombang, Warga Selamatkan Korban Penganiayaan

Foto : Rekaman CCTV yang memperlihatkan warga menyelamatkan korban penculikan di Pasar Tapen, Kudu, Jombang. (Istimewa) 
  • Whatsapp

KUDU, KabarJombang.com – Suasana Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, mendadak geger pada Jumat (30/1/2026) dini hari. Warga yang sedang beraktivitas di pasar mendengar teriakan minta tolong dari dalam sebuah mobil berwarna putih yang melintas di sekitar area pasar.

Merasa curiga, warga kemudian menghentikan kendaraan tersebut. Setelah diperiksa, di dalam mobil ditemukan seorang pria dalam kondisi luka akibat penganiayaan. Korban diketahui bernama Daniriansyah, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepuh, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga

Kapolsek Kudu, AKP Imam Subekti, saat dikonfirmasi pada Senin (2/1/2026), membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Warga Pasar Tapen mendengar teriakan minta tolong dari dalam mobil warna putih dengan nomor polisi yang tidak diketahui. Setelah dihentikan, ternyata benar ada korban penganiayaan di dalam kendaraan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan korban, Daniriansyah sebelumnya dijemput oleh tiga orang pelaku dari rumah kosnya di wilayah Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Selama perjalanan, korban mengalami penganiayaan hingga akhirnya diketahui warga saat mobil melintas di Pasar Tapen.

“Korban mengaku dianiaya oleh tiga orang. Salah satu pelaku dikenali korban sebagai teman dari istrinya,” tambah Iptu Imam.

Saat warga berusaha menolong, ketiga pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban. Warga kemudian membawa korban ke Polsek Kudu untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya, korban dilarikan ke Puskesmas Kudu guna mendapatkan perawatan medis.

Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa lokasi awal terjadinya penganiayaan berada di Desa Kramattemenggung, wilayah hukum Polsek Tarik, Polresta Sidoarjo. Mengingat hal tersebut, petugas Polsek Kudu mengantar korban bersama keluarganya ke Polsek Tarik untuk membuat laporan resmi.

“Laporan telah diterima oleh Unit Reskrim Polsek Tarik dan saat ini kasus masih dalam penanganan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek Kudu.

Berita Terkait