Tanah Sawah Milik Warga Diwek Jombang Berpindah Tangan Tanpa Sepengetahuan, Pemilik Sudah Lapor ke Polisi

  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Seorang petani di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, mengaku kehilangan hak atas tanah sawah miliknya secara misterius. Mustain (57), warga Dusun Keras RT 006 RW 002, menuturkan sawah seluas 3.716 meter persegi yang dimilikinya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya.

Mustain menjelaskan, pada 2019 lalu sawah tersebut ia jual sementara dengan sistem gadai selama empat tahun kepada Karjiman, warga setempat. Saat masa perjanjian berakhir, ia mengaku sudah menebus kembali sesuai kesepakatan. Namun, belakangan ia terkejut karena sawah tersebut justru sudah beralih ke orang lain.

Baca Juga

“Aneh sekali, kok bisa tanah itu berpindah tangan padahal saya tidak pernah menjualnya. Surat-surat masih saya pegang. Saya menduga ada permainan oknum, bahkan bisa jadi melibatkan pihak desa. Yang jelas saya akan terus memperjuangkan hak saya,” ujar Mustain kepada KabarJombang.com, Rabu (3/9/2025).

Ia menambahkan, laporan dugaan penyerobotan tanah tersebut sudah ia sampaikan ke pihak kepolisian sejak pertengahan Juni 2025. Namun hingga kini belum ada titik terang. “Saya berharap kepolisian segera menyelesaikan kasus ini, karena jelas tanah itu milik saya dan tidak pernah menjual tanah tersebut,” tegasnya.

Terpisah, salah satu perangkat Desa Keras yang dimintai konfirmasi menyebut tanah itu memang telah dijual Mustain kepada Karjiman. “Semua bukti ada. Yang dipegang Pak Mustain itu bukan petok D, melainkan surat pajak dari Mojokerto. Lebih jelasnya, silakan tanyakan ke Polsek Diwek karena semua berkas sudah diserahkan ke sana,” ujarnya.

Namun, saat ditanya kapan tepatnya transaksi jual beli dilakukan, perangkat desa tersebut mengaku tidak mengetahui detailnya. “Kurang tahu kapan, tapi semua berkas ada di kepolisian,” tambahnya.

Upaya konfirmasi wartawan kepada Kepala Desa Keras, Sukardi, melalui sambungan telepon tidak mendapat respons. Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berusaha meminta keterangan resmi dari Kapolsek Diwek terkait polemik kepemilikan tanah tersebut.

Berita Terkait