Motor Suami Siri Korban Pembunuhan Lansia di Mojoagung Ditemukan, Terduga Pelaku Semakin Mengerucut

Foto : Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander saat diwawancarai awak media. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Langkah penyidik Polres Jombang dalam mengungkap kematian tragis Tri Retno Jumilah (62), warga Desa Mancilan, Mojoagung, semakin mengerucut setelah satu barang bukti krusial akhirnya ditemukan.

Sepeda motor Yamaha Vixion milik korban yang sebelumnya hilang bersamaan dengan raibnya suami siri korban berinisial P kini berhasil diamankan polisi. Temuan ini disebut menjadi petunjuk penting yang menguatkan dugaan kuat bahwa P terlibat langsung dalam pembunuhan terhadap Retno.

Baca Juga

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan bahwa kendaraan tersebut telah diamankan penyidik. Namun, lokasi penemuannya masih dirahasiakan untuk menjaga kelancaran proses penyidikan.

“Motor yang hilang dari rumah korban sudah kami temukan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/11/2025).

Informasi yang dihimpun polisi dari sejumlah saksi menyebutkan bahwa motor tersebut dititipkan oleh P pada hari yang sama ketika peristiwa pembunuhan diduga terjadi. Fakta ini memperkokoh analisis penyidik bahwa pelaku sengaja meninggalkan barang bukti setelah melarikan diri.

Menurut AKP Dimas, rangkaian bukti di lokasi kejadian mulai dari kondisi rumah, pintu yang tidak wajar, hingga motor yang dibawa kabur dan kemudian ditinggalkan—mendukung dugaan bahwa P adalah pelaku tunggal.

“Dari berbagai indikasi di tempat kejadian, semuanya mengarah ke suami siri korban,” tegasnya.

Penyidik kini memperluas area pencarian karena P diperkirakan sudah meninggalkan wilayah Jombang. Poster pencarian serta foto terduga pelaku telah disebar ke berbagai wilayah untuk mempercepat proses penangkapan.

Sementara itu, jenazah Tri Retno ditemukan pada Kamis (13/11/2025), setelah anak korban curiga karena tidak bisa menghubungi ibunya selama empat hari. Korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumah.

Hasil autopsi mengungkap bahwa Retno mengalami kekerasan berat pada dada, wajah, dan kepala, serta sejumlah tulang patah yang memicu pendarahan fatal.

Hingga kini, pengejaran terhadap P masih dilakukan intensif. Polisi menegaskan bahwa kasus ini akan terus didalami hingga pelaku berhasil ditangkap dan diadili.

Berita Terkait