Keluarga Korban Penculikan Desak Polres Jombang Segera Usut Tuntas Kasus Penculikan dan Ancaman Kekerasan

Foto: Edi Saputro yang ditemani oleh pihak keluarganya ketika sedang diwawancarai oleh awak media. ( Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kasus dugaan penculikan disertai ancaman kekerasan terhadap seorang warga Desa Tinggar, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Edi Saputro kini tengah ditangani Kepolisian Resor (Polres) Jombang.

Pihak keluarga korban mendesak agar pihak Polres Jombang segera menangkap para pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga

Laporan resmi dengan nomor LP/B/354/X/2025/SPKT/Polres Jombang/Polda Jawa Timur diterima oleh kepolisian, Selasa (28/10/2025). Kasus ini dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana penculikan sebagaimana diatur dalam Pasal 328 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ibu korban, Jamiatun, tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kejadian yang menimpa anaknya.

“Saya tidak menyangka anak saya diperlakukan seperti itu. Hati orang tua mana yang tidak hancur melihat anaknya diculik dan diancam mau dibacok,” ujar Jamiatun, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, keluarganya mungkin bukan orang berada, namun tetap memiliki harga diri dan hak untuk diperlakukan dengan adil.

“Kalau memang ada masalah, bicarakan baik-baik, bukan dengan kekerasan seperti ini,” tegasnya.

Keluarga korban berharap penuh kepada pihak Polres Jombang agar segera mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan kekerasan tersebut.

“Kami percaya penuh kepada pihak aparat penegak hukum. Kami hanya ingin suatu keadilan buat anak kami, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” paparnya.

Sementara itu, korban Edi Saputro menjelaskan kronologi penculikan yang dialaminya. Ia menyebut salah satu pelaku berinisial J sempat mencarinya, namun tidak bertemu. Tidak berselang lama, J bersama Ketua RT mendatangi kepala dusun setempat.

“Beberapa waktu setelah itu, saya dijemput paksa oleh empat orang menggunakan dua motor, Honda Vario dan PCX putih. Mereka membawa saya ke kandang sapi milik J di Dusun Sanggrahan, Desa Karangpakis, Kediri,” ungkap Edi.

Di lokasi tersebut, ia mengaku mendapat ancaman dan tekanan keras.

“J membawa arit dan mengancam akan membacok saya. Nada bicaranya kasar, saya ketakutan dan tidak bisa melawan,” pungkasnya.

Tim penyidik dari pihak Polres Jombang telah melakukan pemeriksaan awal terhadap korban untuk mendalami lebih lanjut kasus dugaan penculikan ini.

Berita Terkait