Gerombolan Pemuda Lempari Kios di Mojoagung Jombang, Rombong Alami Kerusakan

Foto : Rombong milik warga Rejoslamet, Mancilan, Mojoagung, Jombang yang rusak akibat ulah gerombolan pemuda yang diduga membuat kerusuhan. (Istimewa)
  • Whatsapp

MOJOAGUNG, KabarJombang.com — Sebuah rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan aksi segerombolan pemuda berjumlah sekitar empat orang yang diduga melakukan kerusuhan dengan melempari sebuah kios di Dusun Rejoslamet, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Dalam video tersebut terlihat para pemuda berjalan kaki dengan tingkah laku ugal-ugalan sebelum melempar sesuatu ke arah sebuah rumah sekaligus kios. Usai melakukan aksi pelemparan, mereka langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.

Baca Juga

Arianto, pemilik kios yang menjadi korban, membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa insiden terjadi pada Rabu (19/11/2025) malam dan menyebabkan rombong miliknya mengalami kerusakan akibat lemparan batu.

“Tadi malam terjadi aksi segerombolan anak muda yang melakukan kerusuhan dengan melempari batu ke kios saya. Akibat kejadian tersebut, rombong nasi goreng saya mengalami kerusakan,” ujar Arianto saat dikonfirmasi.

Pasca insiden tersebut ia berharap ada tindak lanjut dan patroli di wilayah tersebut dari pihak kepolisian agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Ia menyebutkan bahwa kaca gerobak milik korban mengalami pecah akibat lemparan batu.

“Sudah dicek hari ini ke korban pemilik gerobak yang kacanya pecah di Jalan Raya Desa Mancilan. Kejadian terjadi Rabu, 19 November 2025 sekitar pukul 23.00. Korban tidak melapor karena kerugian dinilai sedikit,” jelas Kompol Yogas.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga pelaku adalah anak-anak usia sekitar pelajar SMP yang berjalan kaki melintas di lokasi.

“Tindak lanjut masih lidik. Diduga pelaku anak-anak bocil kurang lebih seumuran pelajar SMP. Dari keterangan korban, tidak ada satupun yang mengenal pelaku,” tambahnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kejadian serupa serta memperkuat pengawasan lingkungan guna mencegah tindak kenakalan remaja di wilayah Mojoagung.

Berita Terkait