JOMBANG, KabarJombang.com – Bazar murah yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digelar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang pada 5–6 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat selama Ramadan, tetapi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan pengembangan kreativitas pelajar, seperti lomba Al-Banjari dan kompetisi e-sport.
Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, yang hadir mewakili Bupati Jombang pada Jumat (6/3/2026), mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, bazar murah menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci Ramadan, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyambut baik penyelenggaraan bazar murah ini. Kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung geliat UMKM di daerah kita,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum pembukaan Lomba Al-Banjari tingkat SMP se-Kabupaten Jombang. Wakil Bupati menilai lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana dakwah serta upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni Islami.
“Tujuan utamanya adalah membudayakan sholawat dan menenangkan jiwa. Menang atau kalah itu biasa, namun kecintaan kepada Rasulullah melalui sholawat harus tetap menjadi yang utama,” tuturnya.
Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan kompetisi e-sport yang digelar sehari sebelumnya. Wakil Bupati turut memberikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba Mobile Legends tingkat SMA/SMK dan berharap ajang tersebut dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda Jombang menuju kompetisi yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Bambang Suntowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari, serta Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang Hanif Julhamsyah.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Jombang, Hanif Julhamsyah, menjelaskan kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat ekonomi sekaligus edukasi kepada masyarakat dan pelajar. Selain menyediakan bazar sembako murah, pihaknya juga mengenalkan literasi keuangan melalui sistem transaksi nontunai berbasis QRIS.
“Kami melibatkan sekolah-sekolah untuk ikut berdagang agar mereka belajar kewirausahaan. Untuk mendukung UMKM, pengunjung yang ingin menebus sembako murah diwajibkan berbelanja di stan UMKM minimal Rp10.000. Ini konsep kolaborasi untuk mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.









