Pengabdian Masyarakat, Dosen Jombang Latih Lansia Disabilitas Bertani Cabai untuk Tingkatkan Kesehatan dan Ekonomi

  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Tim dosen gabungan dari STIKES Pemkab Jombang dan Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang melaksanakan program pengabdian masyarakat yang inovatif dengan menyasar para lansia disabilitas. Melalui skema hibah PKM-PMP dari Kemendiktisaintek, mereka mengusung program bertajuk “Eskalasi Ekonomi Lansia Disabilitas Melalui Urban Farming”.

Kegiatan yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025 ini, bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga lansia yang memiliki keterbatasan fisik.

Baca Juga

Tim dosen yang terlibat, sebagai ketua Siswati, S.Kep.Ns., M.Kep dari STIKES Pemkab Jombang, dengan anggota Nurul Hidayah, S.Kep.Ns., M.Kep dari STIKES Pemkab Jombang dan Faisal Fahmi, S.P., M.Si. dari Universitas Darul Ulum Jombang.

Program ini memiliki dua fokus utama:

1. Peningkatan Kesehatan Fisik: Para lansia diberikan edukasi dan demonstrasi latihan keseimbangan untuk mencegah risiko jatuh, serta latihan peregangan (ROM aktif) untuk menjaga kelenturan sendi dan kekuatan otot.

2. Pemberdayaan Ekonomi: Lansia diajarkan teknik urban farming dengan budidaya cabai di sekitar rumah. Metode ini dipilih karena tidak memerlukan lahan luas dan dapat menjadi aktivitas produktif untuk mengisi waktu luang.

Untuk mendukung program ini, setiap lansia peserta menerima paket bantuan awal, yang terdiri dari:

* 20 batang bibit cabai
* Peralatan seperti gembor dan sprayer
* Pupuk NPK dan fungisida (Antracol)
* Media tanam dan polybag

“Harapannya, dengan menanam cabai, para lansia dapat mengisi waktu senggang, melatih motorik, menurunkan stres, dan meningkatkan rasa percaya diri karena merasa tetap berguna bagi keluarga meski dengan keterbatasan yang ada,” jelas Siswati sebagai ketua pelaksana

Kegiatan ini telah melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi pada 2 Juli, dilanjutkan dengan edukasi latihan fisik dan penyuluhan teknik urban farming. Selanjutnya, tim dosen bersama kader kesehatan desa akan melakukan monitoring dan evaluasi setiap bulan hingga Oktober untuk memantau perkembangan kesehatan lansia dan pertumbuhan tanaman cabai mereka.

Berita Terkait