Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih

Rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Jombang, bajas percepatan pembangunan KDMP. (Istimewa) 
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jombang melalui Komisi A menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (18/2/2026) guna membahas percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Forum tersebut digelar untuk memperkuat koordinasi sekaligus mencari jalan keluar atas berbagai kendala di lapangan.

Rapat menghadirkan sejumlah organisasi perangkat daerah, antara lain Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Koperasi, Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Jombang, serta perwakilan Kodim 0814 Jombang.

Baca Juga

Ketua Komisi A DPRD Jombang, Totok Hadi Riswanto, menjelaskan bahwa pertemuan ini difokuskan pada penyelarasan persepsi antarinstansi agar proses pembangunan KDMP dapat dipercepat.

“Meski Kabupaten Jombang masuk dalam jajaran sepuluh besar daerah dengan progres pembentukan KDMP, capaian riil di lapangan masih perlu digenjot,” ungkapnya.

Data dari Kodim 0814 Jombang mencatat sebanyak 170 desa telah memulai proses pembangunan KDMP. Namun demikian, masih terdapat 136 desa yang belum dapat merealisasikan pembangunan. Dari 170 titik tersebut, baru 15 desa yang menyelesaikan pembangunan hingga tuntas.

Totok mengungkapkan, dua persoalan utama yang menghambat percepatan pembangunan adalah belum tersedianya lahan dan keterbatasan anggaran untuk pengurugan. Ia menekankan agar persoalan tersebut segera mendapat solusi agar target pemerataan gerai KDMP di seluruh desa dapat tercapai.

“Salah satu contoh kendala terjadi di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto. Desa tersebut telah mengajukan permohonan pemanfaatan aset daerah, namun proses administrasinya masih berjalan,” ujarnya.

Ia menilai alur pengajuan, mulai dari kecamatan ke DPMD hingga ke BPKAD, perlu dipercepat agar tidak menghambat realisasi di lapangan.

Sementara itu, Kasdim 0814 Jombang Mayor Ckm Cke Nurhadi membenarkan bahwa sebagian besar desa masih menghadapi persoalan lahan. Ia menyebut hambatan tersebut tersebar hampir merata, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh desa di Kabupaten Jombang dapat memiliki gerai KDMP. Ia berharap koordinasi yang intensif mampu melahirkan langkah konkret demi mempercepat pembangunan di desa-desa yang masih tertunda.

Berita Terkait