Isi Kekosongan Jabatan, Pemkab Jombang Andalkan Pejabat Plt hingga Akhir Tahun

Foto : Gedung Pemkab Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tengah menghadapi tantangan besar dalam struktur birokrasi menyusul kekosongan sejumlah jabatan eselon II. Lima posisi penting di lingkungan Pemkab saat ini belum memiliki pejabat definitif, sehingga untuk sementara waktu diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Jabatan-jabatan strategis yang masih kosong tersebut mencakup Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik. Di luar itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan juga masih dijabat oleh Plt.

Baca Juga

Sebagai respons cepat, Bupati Jombang Warsubi telah menunjuk sejumlah pejabat aktif untuk merangkap tugas sementara di posisi kosong tersebut. Joko Triono, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPMPTSP, kini dipercaya menjadi Plt kepala dinas tersebut. Anwar, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), merangkap jabatan sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan.

Sementara itu, Syaiful Anwar (Asisten Administrasi Umum) ditugaskan menangani Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Purwanto (Asisten Pemerintahan dan Kesra) mengisi posisi Plt Kepala Satpol PP. Untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Sudiro Setiono tetap dipercaya melanjutkan peran sebagai Plt.

Namun satu posisi, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesra, Hukum, dan Politik masih belum diisi. Kepala BKPSDM, Anwar, menyatakan kekosongan itu tidak berdampak langsung pada layanan publik maupun program prioritas daerah.

“Untuk pelayanan, tetap berjalan normal. Plt sudah bekerja dan administrasi pemerintahan tidak terganggu,” jelasnya, Senin (15/9/2025).

Para pejabat Plt ini akan bertugas setidaknya hingga 11 Desember 2025, atau sampai pengangkatan pejabat definitif selesai dilakukan.

Sebelumnya, Pemkab Jombang telah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah bagi 25 pejabat manajerial di Pendopo Kabupaten pada Kamis (11/9/2025). Dalam acara tersebut, Bupati Warsubi menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi serta hasil dari asesmen Job Fit yang dilakukan awal bulan ini.

“Ini bukan sekadar pelantikan seremonial. Kami ingin percepatan dalam pelayanan dan perbaikan kinerja OPD,” tegas Bupati Warsubi usai acara.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa masih ada lebih dari 100 posisi jabatan di lingkungan Pemkab Jombang yang belum terisi. Tahapan seleksi dan pelantikan selanjutnya pun sedang dipersiapkan.

Dengan kondisi ini, Bupati Warsubi memastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan meski dengan formasi pejabat sementara. Ia berharap, para pejabat yang ditunjuk mampu menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyukseskan program daerah.

Berita Terkait