Digitalisasi Layanan Parkir RSUD Jombang Jadi Role Model: Modern, Efisien, dan Ramah Pengguna

Foto : Gerbang parkir RSUD Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang kini mencatatkan langkah maju dalam pelayanan publik dengan menerapkan sistem parkir modern tanpa penjaga (manless system). Fasilitas ini menjadikan RSUD Jombang sebagai salah satu pionir rumah sakit daerah yang sukses melakukan digitalisasi layanan parkir, sekaligus menjadi percontohan di tingkat regional.

Sejak diberlakukannya sistem baru ini, aktivitas keluar-masuk kendaraan pengunjung dan pegawai berlangsung lebih cepat dan tertata. Di pintu keluar khusus pegawai, kendaraan roda dua tampak mengantre rapi. Para pegawai cukup menempelkan kartu khusus untuk membuka portal secara otomatis.

Baca Juga

Sementara itu, di pintu masuk utama, baik mobil maupun motor pengunjung dilayani dengan sistem ticketing digital dan disambut oleh petugas parkir yang siap membantu.

Salah satu pengunjung asal Surabaya, Eka Lestari, mengungkapkan kekagumannya terhadap sistem parkir RSUD Jombang. “Sudah seperti rumah sakit besar di kota. Praktis dan bersih,” ujarnya usai menjenguk kerabatnya, Kamis (9/10/2025).

Hal senada disampaikan Tommy, warga Kecamatan Gudo, yang sudah dua hari menemani ibunya di rumah sakit. Ia menilai tata kelola parkir sangat rapi dan petugas bekerja dengan baik.

Transformasi ini dimulai sejak akhir 2023 saat RSUD Jombang menjalin kerja sama strategis dengan PT Indo Parkir Utama, sebuah perusahaan pengelola parkir berpengalaman. Melalui kemitraan ini, sistem manual yang sebelumnya rawan kebocoran kini diganti dengan sistem berbasis komputerisasi penuh, termasuk pembayaran digital melalui QRIS.

Menariknya, meskipun manajemen berpindah ke pihak ketiga, para tenaga parkir lama tidak serta-merta diberhentikan. Mereka justru diberi pelatihan untuk mengoperasikan sistem digital. “Kami tetap bekerja seperti biasa, hanya saja sekarang sudah lebih modern. Awalnya memang tidak mudah, tapi pelatihan diberikan dengan sabar,” kata Samsul Huda, Koordinator Parkir RSUD Jombang.

Sebelum revitalisasi, sistem parkir di RSUD Jombang masih menggunakan cara tradisional. Portalnya hanya berupa pipa paralon, karcis ditulis tangan, dan pencatatan keuangan dilakukan secara manual. Hal ini dinilai tidak efektif dan berisiko bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kini, dengan sistem manless, semua transaksi tercatat otomatis, meminimalkan potensi kebocoran pendapatan dan memberikan rasa aman bagi pengguna layanan. Selain itu, tampilan area parkir juga ikut berubah lebih bersih, modern, dan terorganisir.

Sebagai rumah sakit tipe B dan rujukan utama di Kabupaten Jombang, RSUD ini setiap hari melayani ratusan pasien dari 21 kecamatan serta 306 desa. Kelancaran arus kendaraan, terutama ambulans dan kendaraan darurat, menjadi krusial. Oleh karena itu, sistem parkir berbasis digital dinilai mendukung kelancaran operasional rumah sakit secara menyeluruh.

Transformasi parkir ini menjadi bukti bahwa digitalisasi sektor layanan publik bukan hanya milik kota besar. RSUD Jombang menunjukkan bahwa dengan kemauan dan kerja sama yang baik, pelayanan kelas nasional pun bisa dihadirkan di daerah.

Berita Terkait