JOMBANG, KabarJombang.com – Puluhan anak muda dari berbagai komunitas memadati sebuah kafe di pusat Kota Jombang dalam gelaran “Urban Noise”, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi pegiat skateboard, BMX, mural, hingga musik alternatif dalam satu panggung ekspresi.
Acara yang berlangsung di Nest Coffee tersebut langsung menyedot perhatian sejak dibuka pukul 18.00 WIB. Pengunjung tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai aktivitas yang digelar.
Di area utama, pegiat skateboard dan BMX bergantian menampilkan aksi mereka di atas ramp yang telah disiapkan panitia. Sementara itu, di sisi lain lokasi, seniman mural unjuk kebolehan dengan menggoreskan karya secara langsung di hadapan pengunjung.
Perwakilan penyelenggara, Edi Purwanto, mengatakan kegiatan ini melibatkan sedikitnya enam komunitas lokal dari berbagai bidang subkultur anak muda.
“Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas komunitas, mulai dari skateboard, BMX, mural, musik, hingga stand up comedy,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Memasuki malam, suasana semakin meriah dengan penampilan stand up comedy yang menghadirkan hiburan segar. Dua komika tampil bergantian dan disambut antusias oleh penonton.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik dari sejumlah band lokal seperti Futuria, The Frontlines, Creazy Poison, Waven, dan Jelly Choco. Mereka membawakan lagu-lagu bergenre urban, rock, dan alternatif yang sukses menghidupkan suasana.
Puncak acara ditandai dengan sesi kolaborasi antarmusisi dalam satu panggung, menghadirkan pertunjukan spontan lintas genre yang memukau penonton.
Ketua Komunitas 76 Urban Jombang, Dikta Koko, mengungkapkan bahwa Urban Noise menjadi ruang penting bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas.
“Ruang seperti ini dibutuhkan agar anak muda bisa berkarya dan berinteraksi dengan komunitas lain,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin sebagai wadah pengembangan kreativitas sekaligus memperkuat jejaring komunitas di Jombang.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa berlangsung rutin dan semakin besar, sehingga lebih banyak komunitas yang terlibat,” pungkasnya.









