Polisi Identifikasi dan Kejar Pelaku Perampokan Juragan Toko Sembako di Sumobito Jombang

Foto : Seorang saksi mata saat menunjukkan TKP perampokan disertai pembacokan di Desa/Kecamatan Sumobito, Jombang. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Satreskrim Polres Jombang telah mengidentifikasi dan memburu pelaku perampokan bersenjata tajam yang menimpa seorang pemilik toko sembako di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lilik Anggraini (61), istri juragan toko sembako di Pasar Sumobito. Ia menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat hendak pulang ke rumah usai menutup toko bersama suaminya.

Baca Juga

Kasatreskrim Satreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan langsung melakukan penyelidikan intensif.

“Modus operandi pelaku sebelumnya membuntuti korban setelah keluar dari toko dan menutup toko. Pelaku ada empat orang menggunakan dua sepeda motor,” ujarnya pada Kamis (26/2/2026).

Saat melintas di sebuah gang menuju rumahnya wilayah Sumobito, korban dipepet para pelaku. Mereka kemudian merampas tas dan sebuah kardus milik korban yang berisi uang tunai sekitar Rp10 juta. Tidak hanya itu, pelaku juga mengayunkan senjata tajam hingga melukai korban di bagian tangan kanan dan kiri.

Akibat pembacokan tersebut, korban mengalami luka sobek di kedua tangan dan sempat menjalani perawatan di instalasi gawat darurat (IGD). Sementara sang suami dilaporkan tidak mengalami luka serius.

Polisi kini mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi. Identitas terduga pelaku juga diklaim telah dikantongi.

“Untuk sementara kami sudah mengidentifikasi dugaan pelaku. Mohon doa semoga segera bisa kami ungkap,” tegas AKP Dimas.

Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Seorang saksi mata, Asmadi, menyebut para pelaku menggunakan sepeda motor dan membawa parang untuk mengintimidasi korban. Tas korban sempat terjatuh di lokasi sebelum akhirnya dibawa kabur pelaku.

“Pelakunya pakai sepeda motor. Terus bawa parang buat nakut-nakuti. Korban dibacok ke lengan sini. Tasnya direbut, sempat jatuh di sini,” ujar Asmadi sambul menunjukkan lokasi kejadian.

Berita Terkait