PLOSO, KabarJombang.com – Aparat kepolisian menindaklanjuti viralnya kegiatan sahur on the road (SOTR) di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, dengan melakukan klarifikasi dan pembinaan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan penghubung Desa Jatibanjar, Kecamatan Ploso, dan Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, pada Minggu (22/2/2026) dini hari hingga pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan itu berlangsung tanpa izin resmi dari pihak berwenang.
Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairuddin, mengatakan pihaknya mengetahui adanya kegiatan tersebut setelah video beredar luas di media sosial. Ia menegaskan, baik kepolisian maupun pemerintah desa tidak pernah memberikan izin penyelenggaraan.
“Kegiatan itu tidak berizin. Kami juga baru mengetahui setelah ada unggahan yang viral. Kepala desa pun awalnya tidak mendapatkan pemberitahuan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, kejadian serupa sempat terjadi pada awal Ramadan tahun sebelumnya dan langsung dilakukan langkah pencegahan agar tidak berlanjut.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Ploso akan meningkatkan patroli selama Ramadan. Pengawasan dilakukan bersama Polsek Kabuh serta melibatkan perangkat desa untuk mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Upaya tersebut sejalan dengan arahan Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, yang mengimbau masyarakat agar tidak menggelar aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan warga selama bulan suci.
“Kami akan lakukan patroli gabungan. Jika masyarakat ingin beraktivitas selepas sahur, sebaiknya dilakukan secara tertib tanpa menggunakan sound system berlebihan,” kata Chairuddin.
Ia juga menyayangkan adanya aksi joget yang dinilai kurang pantas dilakukan pada momentum Ramadan. Meski diduga berlangsung spontan, aktivitas tersebut tetap dianggap tidak sesuai dengan norma dan suasana ibadah.
Sebelumnya, sejumlah video yang beredar di platform TikTok memperlihatkan ribuan peserta berkonvoi sepeda motor mengikuti iring-iringan sound horeg. Rombongan melintasi jalan desa hingga area persawahan sejak dini hari hingga menjelang pagi.
Aparat kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban serta menghormati suasana Ramadan agar situasi tetap aman dan kondusif.









