PETERONGAN, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tengah menyiapkan langkah revitalisasi kawasan Tirta Wisata yang selama beberapa tahun terakhir kurang berfungsi secara maksimal. Sejumlah sarana di lokasi tersebut mengalami kerusakan, terutama dua kolam renang dewasa yang kondisinya kini memerlukan penanganan serius.
Berdasarkan hasil peninjauan di objek wisata yang berada di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, kolam renang utama berukuran besar terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa ubin terlepas, dinding kolam retak, serta area sekitar dipenuhi semak belukar. Selain itu, fasilitas penunjang seperti ruang tunggu dan toilet juga tampak kurang terawat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Hartono, menyampaikan bahwa perbaikan kolam dewasa menjadi fokus utama karena merupakan ikon sekaligus daya tarik utama Tirta Wisata.
“Pemerintah daerah berencana mengajukan anggaran perbaikan melalui skema Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD). Saat ini, pihaknya masih melakukan penghitungan kebutuhan biaya berdasarkan kondisi riil di lapangan sebelum pengajuan resmi dilakukan,” unngkapnya pada Minggu (22/2/2026).
Di kawasan tersebut terdapat tiga kolam renang, terdiri atas dua kolam untuk dewasa dan satu kolam anak-anak. Untuk kolam anak, saat ini sudah dapat difungsikan dan rutin dimanfaatkan oleh siswa taman kanak-kanak dalam berbagai kegiatan.
Sementara itu, kolam dewasa yang berada di sisi selatan dan kini dipenuhi semak menjadi prioritas utama dalam rencana pembenahan. Pemkab berharap, setelah proses revitalisasi selesai, Tirta Wisata dapat kembali menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Jika kolam utama kembali beroperasi optimal, diharapkan dampaknya tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga menggeliatkan perekonomian warga di sekitar lokasi,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat sendiri mulai terlihat saat uji coba wahana waterboom digelar pada 17 Februari lalu. Dalam masa percobaan tersebut, pengelola memberlakukan tiket gratis selama dua hari dengan pembatasan maksimal 300 pengunjung per hari.
Wahana dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB. Selama bulan Ramadan, pengelola akan melakukan evaluasi operasional sebelum kembali membuka wahana secara penuh setelah Hari Raya Idulfitri.









