JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar kegiatan pembinaan bagi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola lembaga pelatihan sekaligus memperkuat perannya dalam pembangunan ketenagakerjaan daerah.
Pembinaan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem pelatihan kerja di Kabupaten Jombang, sejalan dengan arah kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdianto, menyampaikan bahwa pembinaan difokuskan pada peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas pengelolaan LPK, termasuk pemenuhan standar perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
“Melalui pembinaan ini, kami mendorong LPK agar tertib administrasi dan memenuhi standar perizinan berbasis OSS, sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program ketenagakerjaan daerah,” ujar Isawan.
Ia menegaskan, LPK tidak hanya diharapkan berfungsi sebagai penyelenggara pelatihan semata, namun juga mampu berkontribusi dalam pengadaan jasa pelatihan pemerintah serta menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berkembang.
“LPK memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan harus terus diperkuat,” katanya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemkab Jombang berharap kualitas pelatihan kerja semakin meningkat, sehingga berdampak pada penurunan angka pengangguran, perluasan kesempatan kerja, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.









