Nasi Goreng dan Mie Murah di Ngembeh Jogoroto Jombang

Seporsi mie dibungkus plastik dan seprosi nasi goreng di WCH Ngembeh, Jogoroto. (Diana)
  • Whatsapp

JOGOROTO, KabarJombang.com- Menikmati nasi goreng atau mie nampaknya sudah biasa. Tapi berbeda dengan kedai WCH di Dusun Ngembeh, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Di kedai WCH ini, nasi goreng atau mienya porsinya luar biasa banyaknya.

Baca Juga

Hanya dengan Rp 9 ribu, pembeli sudah dapat menikmati seporsi nasi goreng berukuran jumbo. Sementara seporsi mie jika dibungkus menggunakan plastik ukuran dua kilogram juga banyak sekali.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

Seorang pembeli, Amanda (28) warga Desa Sumbermulyo, Jogoroto, mengaku seringkali membeli di kedai tersebut karena murah dengan porsi yang luar biasa.

“Sudah beberapa kali kesini, awalnya kaget kok porsinya banyak saya kira mahal ternyata enggak, sama kayak dimana-dimana hanya Rp 9 ribu per porsi.  Tapi bisa dimakan untuk dua orang porsinya, rasanya pun juga lumayan,”tuturnya pada KabarJombang.com Sabtu (3/4/2021).

Kejadian lucu yang membuatnya heran juga pernah dialami Amanda saat pertama kali mengetahui porsi mie kuah yang dimasukkan dalam plastik ukuran dua kilogram.

“Dulu awal-awal beli sempat kaget sambil pengen ketawa pas tahu ternyata dengan harga segitu dapat mienya banyak sekali dimasukkan ke plastik dua kiloan,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik kedai WCH Damanhuri (27) mengatakan, kuliner yang ditawarkan sangat murah dengan melihat porsi yang luar biasa, dia hanya ingin mempunyai daya tarik tersendiri untuk setiap pelanggannya.

“Kalau nasi goreng atau mie biasa sudah ada dimana-mana. Makanya gimana caranya biar ada daya tarik tersendiri untuk pelanggan yang datang,”kata Damanhuri berjualan nasi goreng sejak tahun 2007 itu.

Meskipun masih tergolong baru, ternyata bakat memasak nasi gorengnya tidak terlepas dari andil bapak Damanhuri yang sebelumnya berjualan nasi goreng di Surabaya mulai tahun 1984.

“Kalau jualan ini waktu itu dari bapak, yang dulu jualan di Surabaya sekitar tahun 1984 kalau gak salah. Kemudian saya sedikit banyak belajar dari orangnya,”ungkapnya.

Untuk memasak nasi goring Damanhuri menggunakan wajan (penggorengan) besar. Dengan wajan tersebut Damanhuri bisa sekali masak nasi goreng sekitar sepuluh porsi.

Seluruh menu di kedai WCH dibandrol dengan harga Rp 9 ribu perporsi. Aada empat menu yang disajikan Damanhuri, di antaranya nasi goreng, nasi goreng mawut, mie goreng, dan mie kuah yang setiap harinya buka mulai pukul 16.30 WIB hingga pukul 02.30 WIB.

“Setiap hari buka, untuk lokasinya sudah ada di map langsung diketik saja nasi goreng ngembeh gitu sudah keluar,”pungkasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait