Seorang Nenek 70 Tahun di Pulo Lor Jombang Bertahan Hidup dari Uluran Tangan Warga

Foto : Paimah seorang nenek (70) warga Desa Pulolor, Jombang yang hidup di gubuk sederhana andalkan bantuan warga. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Di tengah gencarnya program bantuan sosial dari pemerintah, potret kemiskinan ekstrem masih tampak jelas di berbagai pelosok daerah. Salah satunya tergambar dari kehidupan Paimah (70), seorang lansia di Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Nenek renta ini tinggal bersama cucu semata wayangnya di sebuah gubuk bambu reyot yang berdiri di pinggir jalan desa. Tanpa penghasilan tetap dan tak lagi sanggup bekerja karena faktor usia, ia menggantungkan hidup dari belas kasih warga sekitar.

Baca Juga

Sudah enam tahun Paimah menempati gubuk tersebut, setelah kehilangan rumah dan tanah peninggalan keluarganya karena harus dijual demi biaya pengobatan sang suami yang akhirnya meninggal dunia. Beban hidupnya makin berat ketika ia harus merawat cucu yang ditinggal ibunya merantau ke luar daerah.

“Dulu punya rumah, tapi sudah dijual untuk berobat suami. Sekarang tinggal di tanah desa, rumah seadanya. Buat makan sehari-hari kadang dibantu tetangga, kadang minta-minta juga,” ujar Paimah pada Rabu (27/8/2025).

Meskipun tercatat sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), nominal Rp600 ribu per bulan yang ia terima tak mampu menutup seluruh kebutuhan hidup, terlebih biaya sekolah cucunya yang masih duduk di bangku pendidikan dasar.

“Bantuan PKH ya syukur, tapi nggak cukup. Kadang buat jajan cucu, kadang untuk kebutuhan lain. Rumah juga sudah rapuh, tinggal nunggu roboh,” ucapnya dengan nada pasrah.

Kondisi yang dialami Paimah mengetuk hati sejumlah warga sekitar. Salah satunya Joko, tetangga yang sesekali datang membawa bantuan sembako agar nenek tersebut tidak kelaparan.

“Kalau ada rezeki, ya kami bantu sebisa mungkin. Mbah Paimah ini sudah tua, nggak punya siapa-siapa selain cucunya,” kata Joko.

Ia berharap ada perhatian nyata dari pemerintah daerah, khususnya terkait kondisi tempat tinggal dan kebutuhan pokok lansia yang selama ini hanya mengandalkan bantuan seadanya dari program sosial dan warga setempat.

Berita Terkait