Pemkab Jombang Siap Gelar Asesmen Tiga Jabatan Strategis, Pastikan Proses Transparan

Foto: Sekda Jombang sekaligus Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP, Agus Purnomo ketika diwawancarai usai mengikuti apel serentak Hari Jadi Pemkab Jombang ke-115, Selasa (21/10/2025). (Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang akan melaksanakan tahapan asesmen bagi aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti seleksi terbuka tiga jabatan strategis.

Asesmen dijadwalkan berlangsung Senin (27/10/2025) dan menjadi tahap penting dalam menentukan pejabat yang akan menempati posisi pimpinan tinggi pratama.

Baca Juga

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, sekaligus Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP, menambahkan selepas ditutupnya proses seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berakhir pada Kamis malam (16/10/2025), akan segera diumumkan.

“Alhamdulillah sudah diumumkan untuk seleksi tiga jabatan strategis Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik.

Ia menyampaikan tahapan asesmen dilakukan setelah pengumuman hasil seleksi administrasi pada pekan ini.

“Setelah diumumkan akan ada tahapan asesmen yang akan dilaksanakan Senin (27/10/2025). Nantinya hasil seleksi akan dioptimalkan sesuai dengan bagian atau tugasnya,” ujarnya usai apel serentak Hari Jadi Pemkab Jombang ke-115, Selasa (21/10/2025).

Agus menjelaskan, terdapat 19 ASN yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari jumlah tersebut, lima peserta mendaftar di Dinas Perhubungan, lima di Satpol PP, dan sembilan di Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik.

Dalam proses asesmen, Pemkab Jombang melibatkan kalangan akademisi dari Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Alasan kami melibatkan pihak akademisi agar proses seleksi lebih objektif dan berdasarkan penilaian profesional dari instansi berkompeten,” terangnya.

Agus menegaskan, seluruh tahapan seleksi telah dikonsultasikan dengan Bupati Jombang dan dijamin berlangsung tanpa intervensi pihak mana pun.

“Kegiatan ini benar-benar murni, tidak ada permainan. Jika ada pihak yang mencoba melakukan intervensi, akan kami tindak tegas dan berikan sanksi,” tegasnya.

Ia juga memastikan pelaksanaan asesmen berjalan transparan dan bebas dari praktik tidak etis, termasuk dugaan permintaan imbalan.

“Kami jamin tahapan asesmen ini dilaksanakan secara transparan. Tidak ada hal-hal yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, seperti isu uang dan sebagainya. Jika terbukti ada, peserta akan langsung didiskualifikasi,” pungkasnya.

Seleksi terbuka JPTP ini menjadi langkah penting Pemkab Jombang dalam memastikan jabatan strategis diisi oleh pejabat yang kompeten dan berintegritas, guna memperkuat kinerja pemerintahan daerah ke depan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi mengumumkan pembukaan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau eselon II.

Berita Terkait