JOMBANG, KabarJombang.com – Proses mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang masih terus bergulir. Meski sebanyak 66 pejabat baru telah resmi dilantik pada Jumat (7/11/2025) lalu.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang memastikan, rotasi pejabat belum sepenuhnya rampung. Tahap ketiga mutasi bahkan berpotensi digelar pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.
Kepala BKPSDM Jombang, Anwar, mengatakan dinamika mutasi pejabat dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan organisasi dan arahan kepala daerah.
“Sekarang sudah bulan November, jadi masih ada waktu dua sampai tiga bulan ke depan untuk melanjutkan prosesnya,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Ia menjelaskan, pelantikan yang digelar, Jumat (7/11/2025) merupakan gabungan dari dua kategori, yakni pejabat hasil job fit dan pejabat dari shelter. Keduanya disatukan dalam satu agenda pelantikan untuk efisiensi penataan jabatan.
“Yang dilantik kemarin itu terdiri dari dua kelompok, ada yang hasil job fit dan ada yang dari shelter. Semua kualifikasinya sudah sesuai dan lengkap,” ucapnya.
BKPSDM tengah menyiapkan administrasi dan koordinasi untuk pelaksanaan mutasi tahap ketiga. Namun, pelaksanaan masih menunggu arahan resmi dari Bupati Jombang.
“Mutasi tahap ketiga sedang kami proses, tapi masih menunggu instruksi dari Abah Bupati. Kemungkinan bisa dilaksanakan di akhir tahun ini atau awal tahun depan,” imbuhnya.
Menurut Anwar, rangkaian mutasi ini merupakan bagian dari penataan birokrasi yang bertujuan memperkuat kinerja perangkat daerah serta memastikan pejabat yang ditempatkan memiliki kompetensi sesuai bidang tugasnya.
Sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat manajerial serta kepala puskesmas di Pendopo Kabupaten Jombang.
Sebanyak 66 pejabat dilantik untuk menempati posisi baru di lingkungan Pemkab Jombang, yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta kepala puskesmas.









