Tak Hanya Aktif Berorganisasi, PK IPNU IPPNU UNWAHA Bekali Kader Skill Media

Foto: Kevin Nizar, jurnalis KabarJombang.com, saat menyampaikan materi jurnalistik dalam kegiatan Sekolah Media yang diselenggarakan PK IPNU IPPNU UNWAHA Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Di tengah derasnya arus informasi digital, pelajar tak cukup hanya menjadi konsumen konten. Kesadaran inilah yang mendorong Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas KH. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Sekolah Media, Minggu (1/2/2026), di Gedung D UNWAHA.

Kegiatan yang berfokus pada kepenulisan dan desain grafis ini menjadi ruang pembelajaran bagi kader pelajar NU untuk memperkuat literasi media sekaligus meningkatkan kapasitas produksi informasi yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga

Ketua PK IPNU UNWAHA, M. Aldi Kurniawan, menegaskan bahwa penguasaan media merupakan kebutuhan mendesak bagi kader pelajar di era digital saat ini.

“Hari ini kader IPNU IPPNU tidak boleh gagap media. Mereka harus mampu menulis, mendesain, dan mengelola informasi dengan baik agar nilai-nilai ke-NU-an bisa tersampaikan secara positif dan mencerahkan,” ujar Aldi.

Melalui Sekolah Media, ia berharap kader IPNU IPPNU tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi produsen informasi yang beretika dan berdaya saing di ruang digital.

Sekolah Media ini menghadirkan dua pemateri, yakni Kevin Nizar, jurnalis KabarJombang.com, serta M. Ali Aziz, owner Nahnu Design.

Kevin Nizar menyampaikan materi kepenulisan dan jurnalistik yang meliputi pentingnya menulis, teknik dasar penulisan berita, hingga etika bermedia.

“Menulis memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat atau lingkungan sekitar,” ungkap Kevin.

Menurutnya, tulisan bukan sekadar rangkaian kata, melainkan medium penyampai gagasan, pengetahuan, dan nilai yang mampu memberi pengaruh positif bagi pembacanya. Ia pun mendorong kader IPNU IPPNU agar berani memulai menulis dan memproduksi konten berita sejak dini.

“Keberanian menulis akan melatih kepekaan terhadap isu di sekitar sekaligus membentuk tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tambahnya.

Kevin berharap, kemampuan menulis yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi terus dikembangkan secara berkelanjutan. Ia meyakini, dari tulisan-tulisan sederhana yang konsisten, ruang informasi yang sehat dan edukatif dapat terus dibangun.

Sementara itu, materi desain grafis disampaikan oleh M. Ali Aziz. Ia menekankan pentingnya kekuatan visual dalam membangun citra dan pesan organisasi di media digital.

“Konten yang baik harus didukung desain yang komunikatif. Media sosial organisasi akan lebih hidup jika dikelola dengan konsep visual yang tepat,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kalangan internal maupun eksternal kampus. Selain menerima materi, peserta juga memperoleh e-sertifikat serta kesempatan memperluas jejaring antarkader.

Salah satu peserta, Ramadani Khitibul Umam, mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang dunia media.

“Saya jadi paham bagaimana menulis berita sesuai kaidah jurnalistik dan membuat desain yang menarik. Ilmu ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini,” tuturnya.

Berita Terkait