JOMBANG, KabarJombang.com – Untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang menyiapkan lebih dari 20 kegiatan yang berlangsung sepanjang September hingga Oktober 2025. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan lembaga pendidikan, badan otonom (banom), pondok pesantren, serta masyarakat umum se-Kabupaten Jombang.
Agenda Hari Santri tahun ini dirancang menyentuh berbagai aspek, mulai dari pendidikan, keagamaan, sosial, budaya, hingga ekonomi. Puncak peringatan akan dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 melalui apel santri dan kirab budaya yang dipusatkan di Alun-alun Jombang, sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-115.
Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jombang menjadi motor utama pada kegiatan sektor pendidikan. Lomba paduan suara Mars Hari Santri dan LP Ma’arif tingkat MI/SD hingga MA/SMA yang telah dilaksanakan pada 30 September – 1 Oktober 2025 di Aula MQ Tebuireng. Disusul workshop bertema pembelajaran literasi dan numerasi di SMK Unggulan NU Mojoagung pada 1–2 Oktober 2025.
Tak hanya luring, kegiatan daring seperti Sinau Kurikulum dan Manajemen LP Ma’arif (Sikurma) juga akan digelar pada 14 Oktober 2025. Selain itu, lomba mini vlog guru Ma’arif akan berlangsung pada 21 Oktober sebagai bagian dari inovasi digital dalam pendidikan.
Lembaga Bahtsul Masail PCNU Jombang juga telah mengawalinya dengan forum bahtsul masail di SMK Ma’arif Ngoro yang telah berlangsung pada 5 Oktober 2025, membahas isu-isu aktual dalam perspektif fikih. Di sisi lain, Lembaga Amil Zakat (LAZISNU) juga mengadakan Kirab Koin Kemandirian NU yang berlangsung 1–15 Oktober dengan rute keliling seluruh wilayah Jombang.
LTN PCNU Jombang turut berperan dalam penguatan literasi dan media santri. Audisi host podcast “NU Bicara” digelar sejak 1 Oktober. LTN juga menyelenggarakan sayembara penulisan tentang tokoh-tokoh masyayikh NU Jombang, workshop kepenulisan (25 Oktober), serta pelatihan “Santri Melek Digital” pada 11–12 Oktober 2025.
Puncak peringatan akan berlangsung pada 21 Oktober 2025 di Alun-alun Jombang dengan apel akbar yang diikuti 200 santri. Kirab santri melibatkan sekitar 1.000 peserta yang akan berjalan dari Alun-alun menuju Stadion Jombang.
Rangkaian ini dilengkapi dengan ziarah ke makam para pendiri NU dari empat pondok pesantren besar di Jombang diantaranya, Tebuireng, Denanyar, Tambakberas, dan Rejoso. Di hari yang sama, seminar nasional bertajuk “Tantangan Santri Mewujudkan Moderasi Beragama di Era Digital” juga digelar di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang.
Pada 22 Oktober 2025, apel serentak akan dilaksanakan di 21 Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) serta di ratusan pondok pesantren se-Jombang. Malam harinya, digelar Jombang Bersalawat sebagai penutup spiritual yang mempertemukan ribuan warga nahdliyyin.
Di hari yang sama, Lembaga Kesehatan PCNU Jombang menyediakan layanan kesehatan gratis di Alun-alun Jombang, yang akan berlangsung hingga 22 Oktober.
PC Jami’yah Qurra’ wal Huffadz NU (JQHNU) Jombang turut menyemarakkan Hari Santri melalui lomba MTQ dan MHQ tingkat anak-anak dan remaja pada 18 Oktober di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. MHQ 30 juz dijadwalkan pada 24 Oktober di Masjid Baitul Mukminin.
Pada 20 Oktober, khataman Al-Qur’an serentak digelar di seluruh instansi NU, mulai dari Kemenag, madrasah, MWCNU, hingga pesantren. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pembukaan Festival dan Pameran Kaligrafi Islam di Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari (MINHA) pada 22 Oktober.
MINHA juga akan menjadi tuan rumah bagi seminar internasional kaligrafi (23 Oktober), workshop tahsin kitabah (24 Oktober), serta diskusi budaya dan seni Islam hasil kolaborasi antara JQHNU dan Lesbumi Jombang (25 Oktober).
Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jombang turut mengadakan pelatihan guru bertema “Teacher Preneur” serta seminar manajemen kepemimpinan ala muassis NU di Aula SMAN 3 Jombang pada 26 Oktober 2025.
Sementara itu, Pagar Nusa menyelenggarakan turnamen bela diri Kepatihan Cup pada 25–26 Oktober di Aula PCNU Jombang. Di waktu yang sama, warga Jombang dapat menikmati pasar murah dan bazar karya santri di Alun-alun Jombang.









