Playground di Sentra Kuliner Jombang Dikeluhan Warga, Ada Besi Menonjol Keluar yang Membahayakan Anak Bermain

  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sejumlah warga mengeluhkan kondisi fasilitas Playground di kawasan Sentra Jombang Kuliner yang dinilai membahayakan anak-anak. Salah satunya, Iwas Yudistira, warga Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang yang melaporkan adanya kerusakan pada bagian seluncuran.

Ia menuturkan tiba di area Playground Sentra Jombang Kuliner, Sabtu (22/11/2025) pukul 17.05 WIB. Tidak lama kemudian, anaknya memberi tahu adanya bagian seluncuran yang mengalami kerusakan.

Baca Juga

“Pipa penyangganya naik ke atas. Kalau dipakai seluncuran itu rawan kena badan anak-anak, sangat berbahaya,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Senin (1/12/2025).

Ia mengaku sempat berniat menyampaikan aduan langsung ke pengelola Sentra Jombang Kuliner namun tidak mengetahui pihak yang harus dihubungi.

“Awalnya saya ingin mengadukan langsung ke pengelola Sentra Jombang Kuliner, tapi saya tidak tahu. Akhirnya saya memfoto langsung kerusakannya. Kalau tidak segera diperbaiki, takutnya nanti jebol dan besinya bsia mengenai anak-anak,” ucapnya.

Terlebih dari pantauan lapangan, lantai karet atau lantai rubber di area tersebut sudah mulai terkelupas. Hal ini menandakan Playground di Sentra Jombang Kuliner memang benar-benar mengalami kerusakan dan kurangnya pengawasan dari pihak terkait.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Jombang, Suwignyo, menilai kerusakan tersebut terjadi akibat penggunaan yang tidak sesuai dengan aturan.

“Sudah saya koordinasikan dengan penyedia. Kualitas alat ini sebenarnya bagus, sama seperti yang di Alun-alun Jombang. Kerusakan ini lebih karena penggunaan yang tidak disiplin,” jelasnya Ketika dihubungi melalui telepon, Senin (1/12/2025).

Saat ini, Dinas Perdagangan tengah melakukan sejumlah pembenahan, termasuk pembangunan pagar, penambahan PJU, serta penyusunan aturan penggunaan area Playground.

“Nantinya akan ada tata tertib yang lebih ketat. Orang tua dilarang masuk ke area, begitu juga anak-anak SMP yang terkadang ikut bermain, padahal bukan kapasitasnya,” ungkapnya.

Suwignyo menambahkan, proses pembenahan ditargetkan rampung pada Desember 2025, dan seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal pada Januari 2026.

“Kami juga membangun musala, menambah MCK, menutup selokan yang tahun ini sudah selesai, dan menambahkan PJU. Setelah satu tahun bebas retribusi, pedagang harus mulai membayar agar dana tersebut bisa digunakan untuk perawatan,” tambahnya.

Ia turut menyoroti keterbatasan personel pengawasan menjadi kendala tersendiri, namun Disdagrin memastikan perbaikan akan segera dilakukan.

“Kami minta pengunjung ikut menjaga fasilitas yang sudah ada. Ini demi kenyamanan bersama di Sentra Jombang Kuliner,” pungkasnya.

Berita Terkait