Konvoi Moge Melawan Arus di Depan Pos Polisi Ringin Contong Jombang, Dikawal Patwal?

Tangkapan layar konvoi moge lawan arus di depan pos polisi ringin contong Jombang.
Tangkapan layar konvoi moge lawan arus di depan pos polisi ringin contong Jombang. (akun Facebook Fandi Amirudin)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Konvoi motor gede (moge) yang melawan rambu melawan arus lalu lintas di bundaran ringin contong Kabupaten Jombang, diduga mendapatkan pengawalan Patwal.

Aksi ini sempat terekam kamera dan diunggah akun Fandi Amirudin di media sosial (medsos) Facebook.

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

Kejadian ini diabadikan Fandi pada Kamis, 11 Maret 2021 sekira pukul 08.14 WIB.

“Tadi niatnya cuma mau foto bikin snap Instagram, lha kok pas ngefoto ada kejadian itu (konvoi moge melawan arus lalu lintas),” kata Fandi Amirudin kepada KabarJombang.com, Kamis (11/3/2021) sore.

Menurutnya, konvoi moge tersebut dikawal petugas patroli dan pengawal (patwal) menggunakan motor BMW-GS dengan seragam menyerupai patwal kepolisian.

“Depan sendiri pakai baju patwal. Pakai pakainya sama kaya Patwal, jaket hitam ijo. Kurang paham (polisi atau bukan), cuma dia pakai pakaian sama kaya patwal. Pakai motor BMW,” tandas dia.

Dicibir Warganet

Banyak netizen yang bereaksi atas foto aksi konvoi moge yang melawan arus di bundaran ringin contong.

Ada yang menyayangkan aksi lawan arus ini karena dinilai bisa membahayakan pengguna jalan dari arah berlawanan. Ada pula yang mempertanyakan apa urgensinya sehingga melawan arah.

Salah seorang warganet, Luhur Wisd Katwamura meminta, agar pengendara moge lebih bisa mentaati peraturan lalu lintas.

“Sudut pandangku tentang mereka, yang banyak gaya tanpa membaca. Katanya sekolah tapi OTAKNYA mana? Tolong di rubah pola fikirnya,” tulisnya, Kamis (11/3/2021).

Sementara akun Damar Manggala mengatakan, jalan raya itu dianggap para pengendara moge milik nenek moyangnya.

Bahkan, akun Jhoo B’Evarled menulis di kolom komentar, jalan memutar bisa jadi lurus, hanya karena uang.

“Karena uang, jalan bertikung pun bisa jadi lurus…,” katanya.

“Peraturan dibuat hanya untuk dilanggar, bener po ra bos,” tulis akun Mahda.

“Bijikers, bukan bikers,” tambah akun Fauzi Dwi.

Akun Facebook FredyCool’s Shii BlackSweet, bahkan meminta polisi agar betindak karena nopol moge ada yang tertangkap kamera.

“Satlantas polres Jombang. Mohon ijin komandan terpantau jelas nopol kendaraan,” pintah dia.

Satlantas Usut Rombongan Moge

Satlantas Polres Jombang tengah mengusut konvoi rombongan motor gede (moge) melawan arus lalu lintas di ringin contong.

Kanit Patroli Satlantas Polres Jombang, Iptu Mulyani mengatakan, saat ini pihaknya sedang memproses kejadian konvoi rombongan motor gede (moge) melawan arus lalu lintas di ringin contong tersebut.

Mulyani menuturkan, saat ini tengah memastikan secara pasti, kapan konvoi moge melawan arus lalu lintas itu berlangsung.

“Kita sedang mencari informasi tersebut, kita lakukan pengecekan CCTV melalui toko-toko sebelah yang ada disekitar pos. Sebab Ringin Contong tidak ada CCTV-nya,” ungkap Mulyani pada KabarJombang.com, Kamis (11/3/2021).

Sembari mengumpulkan informasi melalui CCTV, Satlantas Polres Jombang juga tengah melakukan pencarian melalui plat nomor kendaraan yang sempat tertangkap layar masyarakat

“Kalau ada polisi yang tengah berjaga saat itu, tidak mungkin konvoi moge itu lolos. Dia apa tidak tahu kalau ada rambu-rambu jelas yang harus muter arah. Masak mereka ya ngantuk,” pungkasnya.

Perlu diketahui disebelah utara bundaran ringin contong, sebenarnya terdapat pos polisi yang setiap hari selalu ada anggota Satlantas berjaga. Namun, entah kebetulan atau tidak, saat kejadian tidak ada satupun anggota Polantas.

Polisi juga mempunyai Jombang Command Centre (JCC) sebagai pusat koordinasi komunikasi, kendali dan informasi yang dimiliki Polres setempat.

Sehingga memudahkan polisi untuk memonitoring atau melakukan pemantauan situasi di wilayah strategis Kabupaten Jombang selama 24 jam. Selain itu juga bisa digunakan mendeteksi pelanggar lalu lintas, seperti konvoi moge yang melawan arus dan tertangkap nomor polisinya.

TIMELINE BERITA

Berita Terkait