Gus Dur Sandang Gelar Pahlawan Nasional, Pemkab Jombang Gelar Syukuran

Foto: Bupati Jombang Warsubi ketika mengikuti acara Tasyakuran Penerimaan Gelar Pahlawan Nasional KH. Abdurrahman Wahid atau kerap disapa Gus Dur. (Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Acara berlangsung di Pendopo Pemkab Jombang.

Bupati Jombang, Warsubi, menyampaikan rasa bangga dan haru atas penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga

“Gus Dur merupakan teladan bagi semua, terutama dalam hal toleransi, kemanusiaan, dan komitmennya dalam menegakkan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan bahwa Gus Dur bukan hanya seorang ulama besar, tetapi juga tokoh bangsa yang pemikiran serta perjuangannya diakui secara luas.

“Penganugerahan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Jombang,” imbuhnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dipanjatkan doa bersama dan pembacaan tahlil untuk mengenang jasa serta perjuangan Gus Dur.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Abdurrahman Wahid dalam upacara di Istana Negara, Jakarta.

Gus Dur dikenal sebagai tokoh pluralisme yang konsisten memperjuangkan demokrasi, hak asasi manusia, dan persatuan bangsa.

Terlebih lagi banyak masyarakat yang setuju dengan penganugrahan gelar pahlawan kepada almarhum Gus Dur, dua pezirah yang datang ke makam Gus Dur memvalidasi hal tersebut.

Menurut Bagja dan Koniah, pezirah yang sempat berziarah di kompleks pemakaman Gus Dur, menyebut keputusan Presiden Prabowo memang tepat, sebab Gus Dur memiliki nilai sepirit untuk membela masyarakat kecil, kaum minoritas, dan menjaga alam demokrasi di Indonesia.

“Perjuangan Gus Dur dalam membangun demokrasi dan membela semua golongan menjadi teladan penting. Saya berusaha menanamkan nilai kesederhanaan, istiqomah, dan semangat inklusif seperti yang beliau contohkan selama ini,” ujar Koniah.

Berita Terkait