JOMBANG, KabarJombang.com – Selepas aksi solidaritas driver ojek online Jombang, Aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari beberapa aktivis mahasiswa Jombang, turut menyuarakan atas tragedi driver Ojol yang tewas terlindas Kendaraan Taktis (Rantis) milik Brimob di Jakarta.
Selepas berorasi, massa aksi melakukan tabur bunga di depan Polres Jombang sebagai bentuk kekecewaan atas insiden tersebut.
“Kami melakukan tabur bunga sebagai bentuk protes kami atas tindakan oknum polisi yang melindas driver ojek online di Jakarta kemarin malam,” tutur Daffa Raihananta selaku koordinasi lapangan sekaligus ketua GMNI Jombang.
Selain bentuk kekecewaan, bunga digambarkan sebagai pengantar doa terhadap tewasnya Affan Kurniawan.
Ia berharap agar bunga yang ditaburkannya menjadi pengingat kepada kepolisian untuk mengedepankan hati nuraninya ketika menjalankan tugas, terlebih menjaga para demonstran ketika menyuarakan pendapat.
“Semoga dengan bunga ini pihak kepolisian terus mengoptimalisasi hati nurani mereka ketika mengawal masyarakat kecil yang sedang bersuara. Selepas moment tabur bunga kami mengajak semua jajaran Polres Jombang untuk memanjatkan doa kepada Affan Kurniawan agar diberikan ketenangan dan semua amal dan ibadahnya diterima disisi-Nya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Jombang Ardi Kurniawan menyambut masa didepan gerbang Polres Jombang dengan penuh damai.
Menurut pantau wartawan di lapangan, tidak nampak adanya pasukan huru-hara yang disiapkan oleh Polres Jombang. Hanya nampak pasukan polisi yang berjajar menyambut aliansi cipayung dan mahasiswa.
“Kami sangat menerima aspirasi dari aliansi Cipayung plus dan menghargai aspirasinya. Insyaallah kami jaga bersama keadaan Jombang agar tetap aman dan kondusif. Divisi Propam Mabes Polri juga sudah memeriksa oknum polisi atas kejadian yang menimpa Affan Kurniawan, semoga segera mendapatkan keadilan,” Pungkasnya.









