Akses Terhambat, Petugas Damkar Putar-Putar Cari Jalan saat Hendak Padamkan Api di Ngudirejo Diwek Jombang

Foto : Petugas damkar Jombang yang hendak memadakan api di Desa Ngadirejo, Diwek terhalang penyelamatan jalan. (Istimewa)
  • Whatsapp

DIWEK, KabarJombang.com — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jombang mengalami kendala saat menuju lokasi kebakaran lahan bambu di Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (6/9/2025) malam. Akses utama menuju lokasi terhalang persiapan acara warga, sehingga mobil damkar terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif.

Beberapa ruas jalan yang biasanya digunakan untuk evakuasi dan penanganan kebakaran diketahui tertutup tenda dan peralatan sound system yang telah terpasang untuk kegiatan karnaval desa yang rencananya digelar keesokan harinya. Hal ini membuat petugas harus berulang kali mencari rute lain untuk bisa mencapai lokasi.

Baca Juga

“Mobil kebakaran lewat Ngadirejo itu. Pas yang dilewati ada terop, alat-alat untuk kegiatan besoknya. Otomatis mobil nggak bisa lewat, jadi berbalik cari jalan lain,” ungkap Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Jombang, Syamsul Bahri, saat dikonfirmasi Minggu (7/9/2025).

Syamsul menambahkan bahwa petugas sempat kesasar dan bahkan melintasi jalan sempit hingga area persawahan dalam upaya mencapai lokasi. Beruntung, mereka berhasil menemukan jalur masuk dan langsung melakukan pemadaman sebelum api menjalar ke permukiman warga.

Meskipun mengalami keterlambatan, kebakaran lahan tersebut tidak sampai mengancam fasilitas umum maupun kawasan pemukiman. Menurut Syamsul, jenis kebakaran seperti ini sering kali terjadi dan biasanya melibatkan pembakaran sisa-sisa tanaman secara sengaja oleh warga.

“Kalau kejadian seperti kebakaran lahan, kami istilahnya tidak terlalu tergesa-gesa. Selama jauh dari permukiman dan fasilitas umum, kita pantau saja. Kalau sudah mengarah ke pemukiman, baru kita tindak tegas,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Ngudirejo, Lantarno saat dikonfirmasi hingga berita ini selesai ditulis belum memberikan jawaban.

Berita Terkait