Imbas Covid-19, Askab PSSI Jombang Batal Gelar KLB

Sekretaris Askab PSSI Jombang, Sutyo Praftomo (kanan)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com-Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jombang, Sutyo Praftomo menyatakan pihaknya batal menggelar konggres luar biasa (KLB) karena terhambat pandemi Covid-19.

“Kami sebenarnya sudah agendakan KLB Maret kemarin. Tapi karena kondisi pandemi ini, kami tidak berani kumpulkan anggota untuk kongres tahunan yang pada 2020 ini merupakan KLB dengan agenda pemilihan ketua,” kata Sekretaris Askab PSSI Jombang, Sutyo Praftomo, Sabtu (20/6/2020).

Baca Juga

Dia juga mengaku sudah didesak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jombang untuk mencairkan dana sepakbola, tapi karena periode kepengurusan sudah habis bulan Juni ini, pihaknya tidak berani mencairkan.

“Kepengurusan sudah habis bulan Juni ini, sehingga kepengurusan saat ini tidak mau mencairkan dana sebelum terbentuk pengurus yg baru, karena khawatir ini melanggar regulasi,” terang Praftomo.

Askab PSSI Jombang sendiri menggelar Muscab 4 tahun sekali, dan habis masa baktinya Juni ini. Saat ini, menurut Praftomo, sudah proses pengajuan dan masih dikaji dari Asprov PSSI Jatim untuk digelar kongres secara virtual.

Askab PSSI Jombang sendiri memiliki puluhan klub dan SSB yang menjadi anggota askab.

Itu dibagi dalam kelompok kelas B 24 klub, Kelas A 16 klub Jombang Super Liga 10 klub.

Sedangkan untuk klub PSID prestasi tertinggi pernah berada di divisi 2. “Namun karena ada perubahan format PSSI, sekarang PSID berada di Liga 3,” katanya

Disinggung besaran dana pembinaan yang dialokasikan, ia mengaku masalah dana jelas kurang banyak.

“Dana pembinaanya Rp 200 juta. Itu untuk mutar kompetisi internal saja mepet sekali, dan kita juga ada agenda wajib,” katanya.

Misalnya untuk PSID saja ketika ikut untuk satu musim kompetisi saja, dana Rp 500 jt belum cukup. Kekurangan dananya dipikirkan pengurus dan manajemen klub (PSID)

“Sementara ini kita dari pengurus yang mencarikan dana untuk kekurangannya. Kalau PSID juga manajemen klub PSID yang mengupayakan. Urunan para pengurus yang peduli bola,” tandasnya

INSTAGRAM

Berita Terkait