JOMBANG, KabarJombang.com-Proses registrasi peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus berlangsung di lokasi penyelenggaraan. Hingga pukul 16.30 WIB, sekitar 700 peserta telah menyelesaikan proses verifikasi dan dinyatakan valid.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total sekitar 2.400 an peserta yang dijadwalkan mengikuti Muktamar ke-35 NU. Para peserta yang telah terverifikasi juga sudah mendapatkan kartu identitas atau ID Card untuk kemudian didistribusikan ke penginapan masing-masing.
Penanggung Jawab Registrasi Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, Rif’an Nashir, mengatakan proses registrasi telah dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Secara umum, pelaksanaan registrasi berjalan lancar meski sempat terdapat kendala komunikasi di lapangan.
“Alhamdulillah, kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB diawali dengan seremoni pembukaan proses registrasi. Sejauh ini proses berjalan dengan baik. Memang ada sedikit kendala miskomunikasi, tetapi semuanya sudah terkendali,” kata Rif’an, saat diwawancarai Rabu (26/8/2026) sore.
Menurut Rif’an, seluruh 700 peserta yang telah terdata tersebut sudah melalui proses verifikasi dan dinyatakan valid.
“Ya, semuanya sudah valid dan terverifikasi,” ujarnya.
Sesuai jadwal yang disusun panitia pusat, proses registrasi direncanakan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. Namun, panitia lokal menyiapkan kemungkinan perpanjangan waktu apabila hingga batas waktu tersebut kondisi di lapangan masih ramai oleh kedatangan peserta.
“Kalau pada pukul 10 malam kondisi masih terpantau ramai, kami akan memperpanjang waktu untuk proses registrasi,” jelasnya.
Rif’an menambahkan, kedatangan peserta masih berlangsung secara bertahap karena para utusan datang dari berbagai daerah dengan waktu tempuh yang berbeda. Karena itu, jumlah peserta yang telah terverifikasi masih berpotensi bertambah hingga malam hari.
Sementara itu, sekitar 8,5 persen proses registrasi masih masuk dalam kategori penundaan. Panitia belum dapat memastikan angka akhir karena masih menunggu perkembangan kedatangan peserta dari berbagai wilayah.
“Kami saat ini fokus pada proses registrasi. Sejauh ini, angka penundaan baru sekitar 8,5 persen dari total 100 persen. Tentunya kami belum dapat menentukan karena peserta berangkat dari berbagai daerah dengan waktu kedatangan yang beragam,” tutur Rif’an.
Pantauan di lokasi, para peserta setelah melakulan rangkaian proses registrasi mereka dipersilahkan menikmati jamuan makan. Selanjutnya diantar ke tempat peristirahatan masing-masing menggunakan becak listrik dan mobil golf.
Di tengah proses registrasi tersebut, sejumlah utusan dari daerah dengan akses geografis yang menantang juga mulai berdatangan.
Salah satunya rombongan PCNU Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, yang tiba di Pondok Pesantren Tambakberas pada Selasa (25/8/2026) malam.
Ketua Tanfidziyah PCNU Morotai, Ibrahim Ahmad, bersama rombongan menempuh perjalanan selama dua hingga tiga hari dari Pulau Morotai menuju Jombang. Perjalanan dilakukan melalui jalur laut dan udara.
Rombongan terlebih dahulu menyeberangi laut dari Morotai menuju Ternate selama satu malam. Setelah menginap semalam di Ternate, perjalanan dilanjutkan melalui penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Babullah menuju Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur.
Setelah tiba di Jawa Timur, rombongan langsung menuju penginapan resmi yang telah disiapkan panitia di kawasan MAN Tower. Ibrahim mengapresiasi pelayanan panitia lokal yang dinilai sigap dalam menyambut para peserta dari daerah.
Bagi PCNU Morotai, perjalanan panjang tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadiri forum tertinggi NU sekaligus membawa aspirasi warga Nahdliyin dari wilayah timur Indonesia.
Ibrahim berharap Muktamar ke-35 NU dapat menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan jam’iyyah serta melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa NU menjadi organisasi yang semakin baik, modern, dan adaptif dalam menjawab tantangan zaman.









