JOMBANG, KabarJombang.com — Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti kompleks Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Minggu (10/5/2026). Di hadapan ribuan jamaah, dua orang santri berhasil membawa pulang hadiah sepeda setelah mengungkapkan kebanggaan mereka menuntut ilmu di pesantren saat berdialog langsung dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Momen menarik ini terjadi di tengah peringatan Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah. Wapres Gibran yang hadir dengan pengamanan ketat, sempat mengajak seorang santriwan dan santriwati naik ke atas panggung. Keduanya ditantang untuk menjawab pertanyaan mengenai apa yang membuat mereka bangga menjadi seorang santri.
Dengan penuh percaya diri, kedua santri tersebut memberikan jawaban yang memukau ribuan pasang mata, termasuk jajaran tokoh nasional seperti Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Terkesan dengan keberanian dan visi kedua santri tersebut, Gibran langsung memberikan apresiasi berupa masing-masing satu unit sepeda.
Pemberian hadiah tersebut disambut sorak gembira dan tepuk tangan meriah dari para santri yang memadati area pengajian sejak pagi. Bagi Gibran, santri adalah aset besar masa depan bangsa. Ia menilai Indonesia membutuhkan generasi muda yang berakhlak baik namun tetap adaptif terhadap tantangan global.
”Saya mengapresiasi langkah pesantren yang terus mengembangkan pendidikan tinggi dan membuka jurusan-jurusan yang relevan dengan perkembangan saat ini,” tutur Gibran saat memuji kemajuan kurikulum di Tambakberas yang kini merambah bidang teknologi informasi hingga ekonomi.
Dalam sambutannya, Gibran menegaskan komitmennya untuk selalu dekat dengan kalangan pesantren. Ia mengaku rela mengatur ulang jadwal kunjungan kerjanya demi bisa bersilaturahmi dengan para kiai di Jombang.
“Kalau yang memerintah para kiai, tentu saya harus datang,” ujar Gibran yang disambut hangat oleh para jamaah.
Selain memberikan motivasi kepada para santri, putra sulung Presiden ke-7 RI ini juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto. Ia memaparkan visi pemerintah dalam memajukan layanan bagi umat, termasuk rencana pembangunan Kampung Haji seluas 45 hektare.
“Harapannya pelayanan jamaah bisa semakin baik, proses lebih mudah, dan biaya haji ke depan dapat ditekan,” katanya.
Gibran juga berpesan agar para santri meneladani semangat nasionalisme KH Abdul Wahab Chasbullah dalam menghadapi isu dunia seperti konflik geopolitik dan perubahan iklim.
Sebelum meninggalkan lokasi menggunakan helikopter via Stadion Merdeka, Wapres menyempatkan diri berziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah.









