Pamsimas Belum Normal, Warga Ngares Jombang Masih Disuplai Air BPBD

Momen warga Dusun Ngares, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang, ketika mengambil bantuan air bersih. (Wahyu)
  • Whatsapp

BARENG, KabarJombang.com– Bantuan air bersih untuk warga Dusun Ngares, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, masih terus disalurkan BPBD setempat. Meski pompa Pamsimas mulai kembali beroperasi, distribusi air belum menjangkau seluruh sambungan rumah. Karena itu, BPBD Jombang tetap memasok 10.000 liter air bersih setiap dua hari sekali untuk memenuhi kebutuhan warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (31/10/2026), truk tangki BPBD Jombang masih melakukan penyaluran air bersih kepada masyarakat. Empat toren penampungan bertuliskan BPBD Jawa Timur juga masih tersedia di lokasi untuk menampung pasokan air.

Baca Juga

Sejumlah warga terlihat memanfaatkan air dari penampungan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Supervisor BPBD Jombang, Setvy Maria atau akrab disapa Pepy, membenarkan bantuan air bersih masih disalurkan dengan jumlah dan periode yang sama seperti sebelumnya. Dalam satu periode distribusi, BPBD memasok sebanyak 10.000 liter air setiap dua hari sekali.

“Iya, masih kami suplai untuk kebutuhan air bersih dengan jumlah dan periode tetap,” ujar Pepy saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2026).

Ia menjelaskan, meskipun sebagian sambungan pipa di rumah warga yang terhubung dengan jaringan Pamsimas mulai kembali dialiri air, dalam laporan Kepala Desa Kebondalem masih terdapat 137 sambungan yang belum berfungsi normal.

Kondisi tersebut menjadi alasan BPBD tetap melakukan penyaluran air bersih. Langkah itu sekaligus sebagai antisipasi apabila pompa Pamsimas kembali mengalami gangguan.

“Belum seluruhnya teraliri air dari Pamsimas. Nah, itu alasan kami masih melakukan dropping air bersih dan berjaga-jaga jika ada masalah lagi dengan pompanya,” ungkap Pepy.

Penyaluran bantuan air bersih di Dusun Ngares telah dilakukan BPBD Jombang sejak Kamis (15/10/2026). Hingga pemantauan terakhir pada Sabtu (31/10/2026) siang.

“Terkait berapa kali BPBD sudah melakukan droping air bersih ke daerah tersebut, nanti akan kami lihat terlebih dahulu datanya,” ucap Pepy.

Ia menambahkan, BPBD Jombang akan melakukan evaluasi terkait penanganan persoalan tersebut, terutama mengenai pemeliharaan pompa Pamsimas. Rapat evaluasi dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.

“Senin kami akan lakukan rapat evaluasi, terutama terkait dengan pemeliharaan pompa Pamsimasnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Kebondalem, Faisol Zakariya, menjelaskan jaringan Pamsimas Dusun Ngares terbagi menjadi dua saluran. Saluran pertama telah mengaliri air ke 63 sambungan, sedangkan saluran kedua yang mencakup 137 sambungan belum berfungsi normal akibat sejumlah kerusakan.

Pemerintah Desa Kebondalem masih membutuhkan berbagai material perbaikan jaringan untuk memulihkan distribusi air. Kebutuhan tersebut meliputi 60 buah stop kran meteran, 30 meteran air, 15 buah pipa berukuran setengah inci, KENI panjang dan sejumlah bahan lain.

Faisol menyebut daftar tersebut belum mencakup kebutuhan HOK atau biaya tenaga kerja untuk proses perbaikan. Ia sebelumnya memastikan bantuan air bersih dari BPBD Jombang tetap diperlukan selama fungsi Pamsimas belum berjalan maksimal.

“Ya, selama fungsi Pamsimas belum maksimal, BPBD akan terus menyuplai air bersih,” ucap Faisol.

Berita Terkait