Dua Tabung LPG Warga Sukorejo Mojowarno Dicuri Saat Hujan, Korban Enggan Lapor Polisi karena Kasihan

Foto : Terduga pelaku pencurian 2 tabung gas LPG di Dusun Sukorejo, Grobogan, Mojowarno, Jombang. (Istimewa) 
  • Whatsapp

MOJOWARNO, KabarJombang.com– Aksi pencurian tabung LPG 3 kilogram terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Peristiwa tersebut menimpa Muaniyah (48), pemilik toko perancangan yang berada di depan rumahnya, pada Sabtu (7/2/2026) siang.

Saat dikonfirmasi pada Minggu (8/2/2026), Muaniyah menjelaskan pencurian terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, bertepatan dengan kondisi hujan. Saat itu, ia masuk ke dalam rumah hanya sebentar, sementara tokonya berada di bagian depan rumah.

Baca Juga

“Waktu itu hujan, saya tinggal masuk rumah sebentar. Awalnya saya tidak tahu kalau tabung LPG saya dicuri,” ujar Muaniyah.

Muaniyah mengaku semula memiliki stok empat tabung LPG 3 kilogram. Namun setelah kejadian tersebut, jumlah tabung berkurang menjadi dua. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh keponakannya.

“Keponakan saya melihat ada dua orang keluar dari toko membawa dua tabung LPG. Mereka berboncengan naik sepeda motor,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, Muaniyah sempat berusaha mengejar pelaku menggunakan sepeda motor sambil berteriak meminta pertolongan. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku berhasil melarikan diri.

“Saya kejar sambil teriak ‘LPG ku, LPG ku’, tapi tidak bisa mengejar,” katanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp400 ribu dari dua tabung LPG 3 kilogram yang masih berisi gas.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di jalan raya setempat, pelaku diduga berjumlah dua orang. Salah satu pelaku mengenakan pakaian hitam, sementara yang dibonceng mengenakan baju biru. Keduanya mengendarai sepeda motor matik warna hitam tanpa dilengkapi pelat nomor polisi.

Pasca kejadian, Muaniyah melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepala Dusun Sukorejo. Namun ia memilih tidak melapor ke pihak kepolisian.

“Saya tidak lapor polisi karena kasihan, lihat anaknya,” ungkapnya.

Meski demikian, Muaniyah mengimbau warga sekitar agar lebih waspada dan berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, Kepala Dusun Sukorejo, Desa Grobogan, Muhammad Bagus Firman, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menyarankan korban untuk melapor ke Polsek setempat, namun korban menolak.

“Memang ada warga saya yang kehilangan dua tabung LPG 3 kilogram di tokonya. Tapi tidak punya bukti CCTV dan tidak mau melapor ke kantor polisi,” jelas Bagus.

Ia menambahkan, rekaman CCTV kemudian diperoleh dari desa sebelah, tepatnya di Jalan Balai Desa Karangwinongan, yang memperlihatkan sosok terduga pelaku.

“Intinya kami ingin semua warga waspada terhadap orang tersebut, supaya kejadian yang sama tidak terulang,” pungkasnya.

Berita Terkait