Belum Genap 1 Tahun Rusak, Proyek JUT Desa Bangsri Plandaan Diduga Sarat Penyimpangan

  • Whatsapp

PLANDAAN, KabarJombang.com – Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Dusun Sembung, Desa Bangsri Kecamatan Plandaan Jombang, diduga ada penyimpangan. Pasalnya, belum genap satu tahun proyek tersebut rampung, kondisinya sudah banyak yang rusak.

Jalan rabat beton tersebut memiliki panjang 184 meter dan lebar 2 meter. Dibangun dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2023 sebesar Rp 100 juta.

Baca Juga

Berdasarkan pantauan wartawan kabarjombang.com di lapangan, diketahui kondisi permukaan jalan sebagian besar terkelupas. Nampak batu-batu kerikil dan campuran semen serta pasir sudah berserakan di permukaan jalan. Bahkan, di beberapa titik sudah banyak yang retak dan nampak prasasti proyek juga sudah pecah dan terkesan dikerjakan asal asalan.

Menurut saah satu petani berinisial (M) di lokasi proyek menuturkan, kalau proyek tersebut dikerjakan belum genap satu tahun.

” Bangunnya pas waktu musim panen tembakau kisaran bulan 6. Itu rusaknya jalan ya pas waktu hujan-hujan kemarin. untuk yang lewat jalan itu hanya sepeda motor saja kalua roda empat tidak bisa lewat,”tuturnya pada kabarjombang.com, Senin (6/5/2024)

Sementara itu, ke kepala Desa Bangsri, Suradi saat dikonfirmasi melalui via telpon mengatakan, jika rusaknya proyek tersebut akibat hujan.

“Wong jenenge dalan kenek hujan yo mesti rusak, ya akhirnya nanti ditambal, bukan rusak fatal hanya bodas saja itu mau di tambal. Itu juga tidak ada pemborongnya yang mengerjakan TPK desa, jadi tidak ada masalah,” ungkap Kades Bangsri.

“Siapa yang laporan itu? Siapa masyarakat yang adu domba saya?
Saya pingin tahu,” ujar Suradi dengan nada tinggi.

Karena diduga ada penyimpangan proyek tersebut, diharapkan Aparat Penegak Hukum bisa segera menindaklanjuti, agar hal tersebut tidak terulang kembali.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait