Manik-manik Jombang, Berjaya di Negeri Orang, Kurang Peminat di Daerah Asal

Marliyah pemilik usaha kerajinan manik-manik "Rhoisah" yang berada di Jl. Raya Gambang, Gudo, Jombang. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sudah banyak yang tau manik-manik merupakan produk kerajinan kebanggaan Kabupaten Jombang. Para pengrajin manik-manik yang berada di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo kebanyakan mengekspor produk tersebut ke luar negeri. Hal tersebut dilakukan karena memang pasar yang potensial berada di sana.

Sejalan dengan itu, untuk pasar lokalan memang tak seberapa peminatnya. Marliyah salah satu pemilik usaha manik-manik yang berada di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo mengaku, untuk pasar lokalan memang sepi peminat itu pun kalau ada pasti harganya murah.

“Kalau pasar terbesar ada di Negara Malaysia, karena di sana itu nanti akan menjadi rujukan bagi orang di seluruh dunia yang mau mencari manik-manik. Produksinya sebagian besar ya berada di Jombang,” ungkap Marliyah selaku pemilik usaha manik-manik yang ada di Gudo, Jombang.

“Ada yang menjualya di hotel, pusat-pusat pembelanjaan maupun di pasar kerajinan yang ada di sana. Hampir setiap hari di sana juga ada semacam bazar gitu, seluruh barang-barangnya dipajang supaya orang-orang bisa memilih sendiri,” lanjutnya.

Selain di Malaysia, Ia biasanya juga mengirim manik-maniknya sebagian ke Samarinda, Kalimantan Timur. Karena dari dulu memang sudah punya nama baik di sana, berkat usaha dari pendahulunya.

“Kalau untuk pasar lokalan peminatnya masih minim, cuma beberapa orang yang tertarik untuk beli di sini. Kalau ada pun saya biasa menjualnya dengan harga yang murah, karena kalau mahal susah lakunya,” terangnya.

Untuk harga manik-manik, Marliyah biasanya menjual dengan harga Rp.5.000 sampai Rp.25.000, untuk pasar lokal. Kalau untuk yang di ekspor ke luar negeri harganya bisa mencapai Rp.35.000 sampai Rp.85.000, jumlah barangnya juga relatif besar.

Ia biasanya juga menerima pesanan manik-manik dengan motif sesuai dengan keinginan komsumen. Pembeli minta desain seperti apa, akan dituruti oleh Marliyah.

Saat ditemui oleh wartwan Kabar Jombang pada Kamis (18/1/2024), Ia mengaku untuk saat ini konsumen yang ada di Malaysia meminta untuk segera dikirimi manik-maniknya. Tetapi pihaknya masih terkendala dengan kurangnya stock yang sudah jadi dan masih terus ia produksi.

“Kadang kalau pas ramai kita kuwalahan, padahal sudah mengerahkan banyak tenaga pengrajin sekitar. Untuk produksi kita tidak bisa prediksi berapa manik-manik yang bisa kita hasilkan, biasanya rata-rata dalam sehari dengan 2 orang pengrajin kita hanya bisa menghasilkan 12 manik-manik dalam bentuk kalung. Soalnya saya jarang bikin dan kebanyakan pesan ke pengrajin lainya,” ujarnya.

“Karena saya berusaha membantu bagi pengrajin lainya yang kurang berjalan. Kita bagi-bagi rezeki, ada pengrajin yang kesulitan kita pesan di situ, jadi kita sama-smaa jalanya,” tuturnya.

“Kalau dulu kita setiap hari produksi sendiri di rumah, tidak pernah berhenti, tetapi sejak covid-19 mewabah, kita sudah tidak bisa produksi di rumah lagi. Padahal tempat produksinya sudah saya bangun, tapi para kuli tidak mau kembali lagi ke tempat saya,” imbuhnya.

Marliyah merintis usaha manik-manik ini sudah sejak lama dari tahun 1986, sekarang sudah 38 tahun. Dulunya ini merupakan usaha turunan dari bapaknya berawal dari usaha produksi cincin.

Dalam mengembangnkan usaha ini ia tak luput dari proses yang jatuh bangun, ditipu orang dan rugi besar sudah pernah dialami.

Manik-manik merupakan produk kerajinan dari limbah kaca, yang diolah dan dirangkai sehingga bisa menjadi hiasan, berupa kalung, gelang dan lainya.

Ia berharap sebagai pengrajin manik-manik, yang merupakan produk kebanggaan dari masyarakat Jombang. Untuk mendapat perhatian yang khusus serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Terutama pada pasar lokal, pemerintah sudah semestinya lebih mempromosikan lagi kepada masyarakat sekitar. Supaya masyarakat Jombang bisa tertarik dengan produk yang dibuat di daerahnya sendiri, pungkasnya. (Kevin Nizar)

Iklan Bank Jombang 2024
  • Whatsapp

Berita Terkait