Cara Sukses Ternak Ayam Kampung, Modal 10 Indukan Untung Ratusan Ribu Tiap Minggu

Ilustrasi. (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com –Ternak ayam kampong memang sekarang ini banyak peminatnya.

Hal tersebut dikarenakan harga jual ayam kampong di pasaran stabil cenderung naik.

Baca Juga

Harga akan terus naik ketika mulai mendekati Bulan Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri.

Apalagi sekarang ini pada bulan Ramadan 2023 ini sudah terlihat kenaikan harga ayam kampong. Sehingga beternak ayam kampong merupakan pilihan usaha yang cukup menjanjikan untuk di tekuni.

Untuk memulai usaha ini kita perlu mengetahui strategi atau cara yang bisa menguntungkan setiap minggunya.

Dikutip dari Kanal youtube Afiza farm Indonesia.

Kita mulai dari indukannya, secara sederhana kita hanya perlu sedikit mencoba terlebih dahulu, dimulai dari 10 ekor indukan dan dua ekor jantan untuk Pacekan mari kita hitung modal yang harus kita keluarkan untuk membeli indukan.

Hal penting apa yang harus kita persiapkan?

  1. Kandang

Hal pertama yang penting harus kita miliki dan cara membuat indukan nyaman yaitu kandang.

kandang tentunya menjadi faktor utama bagi kita yang harus kita miliki dan dibutuhkan lahan agar indukan ayam bereproduksi dengan baik.

Adapun kandang yang ideal untuk 10 ekor indukan yaitu 2 X 4 m, dibagi dua Sekat, yang artinya 2 X 2 m untuk satu jantan dan 5 betina atau disebut dengan koloni.

Dan buat petarangan atau tempat ayam bertelur, jumlahnya disesuaikan dengan jumlah indukan yang kita punya, Buatlah tempatnya yang nyaman untuk tempat indukan bertelur.

  1. Kenyamanan indukan

Kenyamanan indukan tentunya akan sangat berpengaruh sekali pada kualitas telur yang dihasilkan tentunya dengan ditunjang oleh pakan sesuai dengan kebutuhan indukan.

Biasanya ayam akan merasa nyaman jika tempat yang ditinggali langsung berinteraksi dengan tanah atau debu. seperti pada ayam kampong pada umumnya.

Buatlah tempat atau kandang indukan senyaman mungkin dengan memperhatikan sirkulasi udara dan diusahakan sinar matahari dapat masuk ke dalam kandang.

  1. pakan penunjang bagi indukan

Salah satu faktor bagusnya kualitas telur ayam tentunya dengan bantuan dari pakan yang berkualitas untuk indukan dan yang penting membantu meningkatkan ayam bertelur.

Salah satunya adalah campuran jagung yang cukup tinggi yaitu sekitar 30% dari keseluruhan pakan yang dikonsumsi oleh indukan.

Agar lebih simpel kita dapat membeli pakan pabrikan ayam petelur yang pastinya sudah berlisensi dan terjamin kualitasnya.

Dan diberikan juga sayur-sayuran untuk menambah vitamin serat juga membantu pencernaan ayam indukan, dan itulah tadi tips-tipsnya.

Sekarang kita berhitung modal dan hasil dari 12 ekor yang kita beli biasanya kisaran harga indukan yaitu sekitar 70-80 rupiah .

Sedangkan untuk harga pacekan kisaran 100 sampai dengan 150.000 tergantung dari postur tubuhnya.

Biasanya semakin besar semakin mahal harganya, untuk 10 ekor indukan kita kalikan 70.000 saja supaya gampang dan berarti Rp.700.000.

Sedangkan pacekknya kita ambil yang tertinggi aja sekitar 150.000 total modal untuk indukan kurang lebih Rp1.000.000 dari indukan yang kita miliki .

Jika sudah mulai bertelur normal semua, kita dapat menghasilkan 7-9 butir per hari.

Dengan modal pakan sekitar 70 gram per ekor dikalikan dengan jumlah ayam sekitar 840 gram atau kisaran 8-9 ons per hari.

Jika harga pakan pabrikan 350.000 perkarung 50 kilo berarti harga perkilonya jatuh diangka 7000 per kilo.

Sedangkan kebutuhan pakan untuk indukan hanya 9 ons saja perhari.

Dari satu karung pakan 50 kg dapat kita gunakan untuk 55 hari ini cukup worth it untuk pemula mengingat hasil yang didapatkan juga cukup lumayan.

Untuk hasil dari indukan perharinya sekitar 7-9 butir tentunya sudah cukup melimpah dari telur yang dihasilkan.

Kemudian kita tetaskan periode satu minggu sekali.

Untuk panen tetasan terjadwal seperti ini caranya jika indukan bertelur di hari Senin maka kita kumpulkan dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu.

setelah itu kita bisa  memasukkan kedalam inkubator pada hari Minggunya.

Dan siklus ini kita lakukan setiap minggu agar tetasan terschedule dengan baik, dan jangan lupa pemberian tanggal pada setiap butir telurnya, jadi kita tahu sudah berapa hari usia telur setelah dikeluarkan dari induknya.

Pada umumnya telur ayam akan menetas di usia 21 hari baik dialami oleh induknya atau dimasukkan kedalam inkubator atau mesin tetas telur,.

Rata-rata menetas sekitar 90% perminggu anggap saja 45 butir yang menetas baik maka kita sudah mempunyai 45 ekor DOC.

Jika DOC (anak ayam) kita jual dengan harga Rp7.000 saja maka kita akan mendapatkan uang sebesar 330.000 untuk 45 ekor.

Sedangkan modal untuk pakan hanya sekitar 42.000 perminggu, sudah dapat dipastikan kita mendapat untung sekitar 273 ribu perminggu.

Menarikkan, hanya 10 ekor indukan saja kita sudah mendapatkan uang 273 ribu Rupiah per minggu.

Lalu jika kita jual DOC nya diharga 8.000 maka bertambah pula pundi-pundi keuntungan kita.

Dalam satu bulan kita dapat menghasilkan sekitar 1.092.000 baru 10 ekor indukan, cukup lumayan untuk usaha sampingan.

Tentunya akan semakin banyak keuntungannya jika populasi indukan semakin banyak.

Dengan keuntungan yang dihasilkan dari 10 ekor indukan saja sudah cukup menambah uang belanja dapur.

Jika jumlah induknya 100 ,1000, sepertinya kerja kantoran sudah tidak lagi menarik mengingat hasil yang didapatkan dari DOC sudah lebih dari cukup untuk kehidupan sehari-hari.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait