Bantu Ekonomi Keluarga, Ibu RT Desa Pundong Jombang Nyambung Triplek

Ibu-ibu di Desa Pundong, Diwek, saat menyambung lembaran triplek dari pabrik plywood di desanya. (Diana KN).
  • Whatsapp

DIWEK, KabarJombang.com- Untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Sejumlah ibu rumah tangga (RT) di Desa Pundong, Kecamatan Diwek,   Kabupaten Jombang, bekerja menyambung lembaran triplek yang rusak dari pabrik plywood setempat.

“Sudah lama dari dulu dikirimin garapan begini dari pabrik plywood. Kalau sudah selesai diambil lagi. Ya lumayan buat sampingan untuk mencukupi kebutuhan,”ujar Janatin (40) pada KabarJombang.com Jumat (26/2/2021).

Baca Juga

Kegiatan menambal lembaran triplek menurut Janatin tergolong susah-susah gampang. Pasalnya dia harus membagi waktunya sebagai ibu rumah tangga dengan pekerjaan yang harus dikerjakan.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

“Susahnya kalau anak nangis, ngurus rumah dulu kan baru garap ini, tapi ya gak apa dibuat santai kalau ngerjain ya ngerjain aja. Milihin lembarannya harus sesuai ukuran juga, apalagi dapat yang basah gini nunggu kering, dijemur dulu.”jelasnya.

Untuk tiap lembar yang berhasil disambung dengan isolasi kertas khusus dari pabrik. Ibu ibu di desa tersebut mendapat upah seribu rupiah.

“Per lembar sesuai ukurannya harganya seribu. Nanti setornya tinggal dihitung saja dapatnya berapa. Baru nanti totalan akhir dapatnya berapa,”kata Suparti (39) yang juga ikut menjadi pekerja penyambung triplek tersebut.

Dikatakan Suparti, sudah lama kerja sampingan seperti itu. “Lumayan untuk sampingan kita, dibanding menganggur. Alamnya kayak gini juga semua barang-barang mahal, jadi ya gak apa santai ngerjakannya,”tambahnya.

Suparti menambahkan, sejak adanya pabrik di sekitar pemukiman mereka. Banyak warga yang melakukan hal serupa.

“Banyak kok disini yang terima garapan ini. Tidak hanya disini tapi di desa lain sekitar sini juga ada. Kalau keliling lihat di depannya ada lembaran gini berarti juga terima garapan,”ungkas Suparti.

 

 

 

 

 

Berita Terkait