Disdikbud Jombang Bekali Sekolah Penerima BOSP Susun RKAS

Pembekalan Sekolah Penerima BOS oleh Disdik Kabupaten Jombang
Pembekalan Sekolah Penerima BOS oleh Disdik Kabupaten Jombang
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur membekali sekolah penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Kegiatan Sosialisasi dan Penyusunan RKAS Implementasi BOSP Kinerja Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 tersebut digelar dalam dua gelombang di Aula 1 Disdikbud Jombang, Senin (3/8). Kegiatan diikuti kepala sekolah, bendahara, serta tim perencana dari satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja Terbaik.

Baca Juga

Kepala Disdikbud Jombang Wor Windari mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan dana BOSP Kinerja Terbaik dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

“Program ini merupakan bentuk apresiasi bagi satuan pendidikan yang memiliki kinerja baik. Karena itu, pengelolaan anggarannya harus direncanakan secara matang agar benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan,” ujar Wor Windari.

Pada 2026, sebanyak 79 satuan pendidikan di Jombang menerima BOSP Kinerja Terbaik. Penerima tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni empat sekolah berprestasi dan 75 satuan pendidikan dengan kategori kinerja terbaik.

Dari 75 satuan pendidikan kategori kinerja terbaik tersebut, terdiri dari 53 SD, 14 SMP, dan lima PAUD. Program ini diharapkan dapat mendukung sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Wor Windari menegaskan, penyusunan RKAS harus mengacu pada Perencanaan Berbasis Data (PBD). Hasil Rapor Pendidikan menjadi salah satu pijakan utama dalam menentukan program prioritas sekolah.

“Jangan sampai anggaran hanya terserap, tetapi tidak memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Semua kegiatan harus berdasarkan kebutuhan sekolah yang tercermin dalam Rapor Pendidikan,” katanya.

Sementara itu, kegiatan tersebut dibuka Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdikbud Jombang, Maria Ulfah. Ia menekankan bahwa dana BOSP Kinerja Terbaik merupakan bentuk apresiasi sekaligus amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab.

“Alokasi dana BOSP Kinerja Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 ini merupakan apresiasi sekaligus amanah besar bagi sekolah. Oleh karena itu, perencanaan kegiatan dalam RKAS harus disusun secara matang melalui Perencanaan Berbasis Data,” tegas Maria Ulfah.

Ia meminta sekolah memprioritaskan penggunaan anggaran untuk kegiatan yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis dari narasumber. Materi yang diberikan antara lain penyelarasan indikator mutu dalam Rapor Pendidikan dengan kode kegiatan penganggaran pada aplikasi RKAS.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan agar pengelolaan dana BOSP berjalan sesuai ketentuan.

Wor Windari berharap sinergi Disdikbud Jombang dan BBPMP Jawa Timur dapat membantu seluruh satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja Terbaik menyusun dokumen perencanaan anggaran secara tepat waktu.

“Harapannya, seluruh program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, tepat sasaran, dan akuntabel sehingga benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan,” pungkasnya.

Berita Terkait