MOJOAGUNG, KabarJombang.com – Memasuki cuaca ekstrem, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap penurunan daya tahan tubuh. Dokter Umum RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, dr. Viko Pradhana Syahputra, menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar tubuh tetap bugar menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.
Menurut dr. Viko, masa cuaca ekstrem saat ini sering kali menjadi periode rawan munculnya berbagai penyakit seperti tipes, demam berdarah (DBD), batuk, pilek, hingga demam ringan. Namun, hal tersebut bisa dicegah jika masyarakat menjaga pola hidup sehat dan daya tahan tubuh tetap stabil.
“Faktor cuaca memang berpengaruh besar terhadap kondisi tubuh. Saat suhu dan kelembapan berubah, tubuh perlu beradaptasi. Kalau daya tahan tubuh menurun, penyakit mudah sekali masuk,” jelas dr. Viko pada Rabu (12/10/2025).
dr. Viko menyebut ada tiga langkah utama yang bisa dilakukan masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh selama musim peralihan.
“Sejak kecil kita diajarkan 4 sehat 5 sempurna, dan itu masih relevan sampai sekarang. Pastikan asupan makanan bergizi lengkap karbohidrat, protein, sayur, buah, dan susu bila perlu,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan waktu tidur. “Idealnya tidur delapan jam per hari. Kalau memang harus bekerja malam atau shift, tetap harus diatur waktu istirahatnya agar tubuh sempat memulihkan energi.”
“Olahraga bisa dilakukan di pagi hari atau kapan saja sempat. Minimal 30 menit hingga 1 jam per hari. Ini penting untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan daya tahan tubuh,” tambahnya.
Selain orang dewasa, dr. Viko juga menyoroti kelompok anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh belum sempurna. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam menjaga asupan nutrisi dan kebersihan lingkungan anak.
“Anak-anak lebih rentan karena sistem imun mereka masih berkembang. Kalau orang tua kurang memperhatikan pola makan atau anak diasuh oleh orang lain, biasanya asupan gizinya tidak maksimal,” ujarnya.
Menutup penjelasannya, dr. Viko mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan pola hidup sehat setiap hari, bukan hanya saat musim pancaroba.
“Kesehatan itu investasi jangka panjang. Kalau tubuh fit, mau musim apa pun tidak masalah. Kuncinya disiplin menjaga pola makan, tidur cukup, olahraga, dan menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.









