JOMBANG, KabarJombang.com – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyetujui usulan Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU untuk menempatkan kotak suara pengusulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) di kawasan Ndalem KH Abdul Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang.
Gus Ipul menilai lokasi penempatan kotak suara merupakan bagian dari teknis pelaksanaan yang dapat disesuaikan. Namun, keamanan, transparansi, dan pengawasan harus tetap dijamin.
“Saya kira itu usulan yang baik. Tapi itu teknis. Yang penting keamanannya terjaga,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kotak suara dapat ditempatkan di lokasi mana pun setelah proses registrasi selesai. Syaratnya, lokasi tersebut aman dan memungkinkan proses pengamanan serta pengawasan dilakukan secara terbuka.
“Lokasinya di mana saja, yang penting saat registrasi dimasukkan ke kotak yang sudah terkunci. Selama proses muktamar bisa ditempatkan di mana saja yang aman, transparan, dan bisa dilihat oleh semua pihak,” ucap Gus Ipul.
Ia menjelaskan, mekanisme pengusulan nama calon anggota AHWA dimulai dari jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).
Nama-nama kiai yang diusulkan disampaikan saat proses registrasi Muktamar. Selanjutnya, nama tersebut dimasukkan ke dalam kotak suara yang telah disegel dan dikunci.
Setelah registrasi selesai, kotak suara dapat ditempatkan di lokasi yang dinilai aman selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Gus Ipul mengingatkan kader dan pengurus NU agar tidak mudah terpengaruh informasi spekulatif mengenai mekanisme AHWA yang beredar di media sosial.
Ia menegaskan AHWA bukan mekanisme baru yang dibuat khusus untuk Muktamar ke-35 NU. Sistem tersebut telah memiliki landasan organisasi dan sebelumnya telah diterapkan dalam dua gelaran Muktamar NU.
AHWA berkaitan dengan proses pemilihan Rais ‘Aam PBNU. Pengusulan nama calon anggota AHWA menjadi kewenangan jajaran Syuriyah di tingkat PCNU dan PWNU.
Pengusulan nama dilakukan melalui rapat harian resmi sebelum disampaikan dalam proses registrasi Muktamar.
Sementara itu, Gus Ipul yang juga Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU menyebut persiapan pelaksanaan Muktamar di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas telah mencapai lebih dari 85 persen.
Gus Ipul akan memastikan seluruh fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar akan terus dikebut hingga menjelang hari pembukaan.









