H-5 Muktamar NU, Arus Penumpang Stasiun Jombang Masih Landai

Suasana di Stasiun Jombang. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Lima hari menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, arus kedatangan penumpang melalui Stasiun Jombang masih terpantau normal.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut belum ada peningkatan signifikan jumlah penumpang yang datang atau tujuan ke Jombang untuk mengikuti agenda Muktamar NU. Kondisi tiket perjalanan kereta api pada sejumlah tanggal menjelang pelaksanaan Muktamar juga masih relatif tersedia.

Baca Juga

Kepala Stasiun Jombang, Andri Puji, mengatakan hingga Jumat (21/8/2026), kondisi pemesanan tiket menuju Stasiun Jombang masih terbilang landai.

“Masih landai. Belum ada peningkatan, seperti hari-hari biasa, ” ujar Andri saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan Andri, ketersediaan tiket untuk perjalanan menuju Jombang pada 25 Agustus 2026 masih tersisa sekitar 40 persen. Pada tanggal tersebut tercatat sekitar 255 penumpang yang akan melakukan perjalanan.

Sementara itu, untuk 26 Agustus, jumlah penumpang tercatat sekitar 137 orang dengan ketersediaan tiket yang masih mencapai 60 persen.

Adapun pada 27 Agustus, tiket yang tersedia masih sekitar 52 persen dengan jumlah penumpang sekitar 169 orang. Sedangkan pada 28 Agustus, ketersediaan tiket masih berada di angka 49 persen dengan jumlah penumpang sekitar 175 orang.

Andri menyebut kondisi tersebut masih tergolong normal dan belum menunjukkan adanya lonjakan penumpang seperti yang diperkirakan menjelang pelaksanaan Muktamar NU.

Menurut Andri, adanya jumlah penumpang yang lebih tinggi pada 25 Agustus salah satunya dipengaruhi oleh status tanggal tersebut sebagai hari libur. Namun, kondisi itu belum menunjukkan adanya peningkatan khusus yang berkaitan dengan kedatangan peserta Muktamar NU.

Muktamar ke-35 NU sendiri akan berlangsung di Kabupaten Jombang pada 27-31 Agustus 2026. Sejumlah rangkaian kegiatan dan kedatangan peserta diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat menuju Jombang.

Meski saat ini kondisi penumpang masih normal, KAI tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan pemesanan tiket. Calon peserta Muktamar yang berencana menggunakan kereta api juga diimbau tidak menunda pembelian tiket agar dapat memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan.

Data ketersediaan tiket tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hingga H-5 pelaksanaan Muktamar, belum terlihat pergerakan besar-besaran peserta yang memilih kereta api sebagai moda transportasi menuju Jombang.

Kondisi ini masih dapat berubah seiring semakin dekatnya pelaksanaan Muktamar. Terlebih, berdasarkan pengalaman penyelenggaraan kegiatan berskala besar, peningkatan kedatangan penumpang dapat terjadi beberapa hari menjelang acara utama.

Stasiun Jombang menjadi salah satu titik penting bagi mobilitas peserta Muktamar karena memiliki akses menuju sejumlah lokasi kegiatan di Kabupaten Jombang, termasuk kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

KAI pun tetap bersiap menghadapi kemungkinan peningkatan penumpang, baik sebelum maupun setelah seluruh rangkaian Muktamar NU selesai.

Berita Terkait